Tingkatkan Upaya Pencegahan, Kominfo Luncurkan Aplikasi PeduliLindungi

- Advertisement - Pfrasa_F
- Advertisement - jd

Medan, Dinamika online – Jumlah penderita Covid-19 semakin hari terus meningkat, membuat pemerintah terus meningkatkan berbagai upaya pencegahan, baik melalui sosialisasi medis maupun aplikasi eletronik. Salah satu aplikasi dari kementerian Komunikasi dan Informasi (Kominfo) tersebut ialah PeduliLindungi, yang diluncurkan pada Selasa, (31/3) dan sudah bisa diunduh di Play Store. Kamis, (2/4).

PeduliLindungi merupakan aplikasi yang dikembangkan Kominfo bersama Kementerian BUMN, untuk melakukan tracing, tracking, fencing. Hal itu bertujuan untuk menanggulangi dan mencegah pandemi Covid-19, seperti yang diungkapkan Menteri Komunikasi dan Informatika RI, Johnny Gerard Plate, S.E. dalam siaran pers no. 49/hm/kominfo/03/2020 melalui situs resmi Kominfo.go.id.

Ia juga mengungkapkan bahwa aplikasi ini terus dikembangkan sehingga bisa melindungi semua pihak, baik pasien positif, Orang Dalam Pengawasan (ODP), Pasien Dalam Pengawasan (PDP), suspect maupun masyarakat melalui gawai. “Oleh karena itu aplikasi saat ini terus di-develop agar bisa diunduh, tidak hanya pasien positif, ODP, PDP dan suspect tetapi oleh seluruh masyarakat melalui smartphone,” ujar Johnny.

Aplikasi tersebut juga mendapat tanggapan dari warganet diantaranya Chairul Amin yang mengapresiasi hadirnya aplikasi tersebut. “Saya menyambut baik aplikasi ini,” ungkapnya dalam ulasan aplikasi.

Namun, di sisi lain ia menyarankan agar pengembang menyediakan versi web, sehingga memudahkan pemerintah daerah membuat peta penyebaran Covid-19. “Ada baiknya menyediakan versi web (GIS) lalu REAST API untuk membantu instansi pemerintah daerah dalam membuat peta penyebaran Covid-19,” ungkap Chairul.

Selain itu, ia juga berharap agar data yang ada dalam aplikasi sesuai dengan fakta yang ada dan sesuai dengan pengumuman Dinas Kesehatan terkait status individu. “Sangat dimohon agar data yang dimunculkan sangat real-time dan asynchronized, dan hanya di-update ketika Dinas Kesehatan mengumumkan status kesehatan individu,” tutupnya.

Reporter : Havez Ababil dan Asep Muhammad Sobirin

Editor      : Ade Suryanti

 

- Advertisement - DOP

Share article

Latest articles