Upaya Menyelamatkan Bumi dari Sergapan Meteor

- Advertisement - Pfrasa_F
Cover film Armageddon. (foto/Imdb/Touchstone Pictures)
  • Judul Film: Armageddon
  • Genre: Fiksi Ilmiah/Film Bencana
  • Sutradara Film: Michael Bay
  • Tanggal Rilis: 22 Agustus 1998
  • Durasi: 2 Jam 33 Menit
- Advertisement - jd

Penulis : Muhammad Alvridho Prayoga

“Aku menjadi yang terbaik karena aku bekerja dengan orang-orang terbaik, kau tidak percaya dengan partnermu bekerja, kau sama saja sudah mati,” ucap Harry salah satu pemeran di film tersebut.

Armageddon merupakan sebuah film fiksi-ilmiah tentang akhir zaman atau armagedon yang meraih nominasi Academy Award sebagai film bencana terbaik tahun 1998. Film ini disutradarai oleh Michael Bay, produsernya oleh Jerry Bruckheimer.

Film ini menceritakan tentang sebuah hujan meteor yang menghancurkan roket milik NASA, Space Shuttle Atlantis. Tabrakan itu terjadi sebelum roket memasuki atmosfer dan menyebabkan hujan ledakan di New York hingga Finlandia.

Baca juga: Asteroid Melintasi Bumi Esok Hari, Akankah Dunia Resah?

NASA menemukan meteoroid yang berasal dari asteroid seluas enam mil seukuran wilayah Texas tengah menuju bumi. Meteoroid itu bisa membawa dampak kehancuran di bumi.

Tak hanya itu, meteoroid juga bisa menyebabkan kepunahan yang akan menghancurkan sebagian besar kehidupan di planet ini. Diperkirakan dampaknya akan seperti kepunahan dinosaurus.

Ilmuwan NASA, dipimpin oleh Dan Truman dengan badan antariksa lainnya, berencana untuk mengebor sebuah poros setinggi 800 kaki. Mereka akan menanam perangkat bom besar yang ketika diledakkan maka akan membagi meteoroid menjadi dua dan terpisah diperkirakan akan terbang dengan aman melewati bumi.

Baca juga: UIN SU Targetkan 6500 Calon Mahasiswa Baru

NASA langsung menghubungi Harry Stamper, seorang pembor minyak laut dalam terbaik di dunia. Harry datang ke NASA bersama putrinya.

Untuk melakukan misi itu, Harry membutuhkan timnya, seperti AJ, Charles ‘Chick’ Chapel, Rockhound, Max Lennert, hingga Oscar Choice.

Dalam perjalanan tersebut, tak hanya menyelamatkan bumi yang menjadi masalah. Namun, konflik antara Harry dan putrinya juga turut menjadi beban.

Baca juga: Sensus Penduduk 2020, Mahasiswa Harus Jadi Agen Sosialisasi

Meski pun termasuk film lama (tahun 1998) namun, film ini tetap saja enak ditonton, selain banyak juga berisi pesan moral, film ini memiliki desain grafis yang boleh dibilang terbaik di zamannya. Menurut penulis film ini merupakan film terbaik sepanjang masa yang pernah ada. Film yang berdurasi sekitar 2,5 jam ini berhasil mengobrak-abrik emosi penonton dalam setiap adegannya.

Editor: Nurul Liza Nasution

- Advertisement - DOP

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Share article

Latest articles