WFH, KUA Buka Pendaftaran Nikah Secara Daring

- Advertisement - Pfrasa_F
Direktorat Jenderal Bimbingan Masyarakat Islam, Kamaruddin Amin. (Foto/Dok. Kemenag RI)
- Advertisement - jd

Medan, Dinamika Online – Setelah pemerintah menetapkan Work From Home (WFH) bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) sampai 21 April 2020 demi mencegah penyebaran Covid-10 semakin meluas, Kantor Urusan Agama (KUA) mengeluarkan kebijakan agar masyarakat dapat melakukan pendaftaran nikah secara daring, Kamis (2/4).

Kebijakan ini berlaku bagi calon pasangan yang ingin menikah sesudah anjuran pemerintah tentang WHF. Dirjen Bimas Islam Kamaruddin memastikan bahwa layanan pencatatan nikah tetap berjalan. “Namun, itu khusus bagi calon pengantin (catin) yang sudah mendaftar sebelum kebijakan WFH,” tegasnya, dilansir dari Instagram resmi Kementerian Agama RI (Kemenag), Rabu (1/4).

Kamaruddin menghimbau bagi calon pasangan yang ingin mendaftar sekarang atau selama WFH ini masih berjalan, agar merujuk melalui laman simkah.kemenag.go.id. para calon diminta untuk mengisi data-data yang diminta seperti, pilih nikah dimana, Provinsi/Kabupaten/Kota/Kecamatan, tanggal dan jam, masukkan data calon suami dan istri, checklist dokumen, masukkan nomor handphone, upload foto dan cetak bukti pendaftaran.

Melihat ketetapan pemerintah tersebut, Syarto Syarif Lc, MA. Salah satu dosen fiqh UIN SU, mengatakan kebijakan semua data sudah daring, KTP, KK, dan lain-lain. “Ketika dalam kondisi normal urusan biasanya langsung datang ke KUA, tapi dalam kondisi tidak normal berdampak pada kantor di-lockdown atau kerja di rumah. Maka untuk mempermudah urusan masyarakat maka bisa dilakukan secara online, sesuai kaidah di atas pendaftaran secara online boleh,” jelasnya.

Reporter : Amita dan Putri Oktavia

Editor      : Rindiani

- Advertisement - DOP

Share article

Latest articles