Ananta: Jangan Tinggalkan Aku 

- Advertisement - Pfrasa_F
(Foto: Internet http://arulfittron.blogspot.com)
  • Judul Film : Ananta
  • Rating : 7,8/10
  • Genre : Drama, Romance
  • Sutradara : Rizki Balki
  • Penulis : Alim Sudio
  • Rilis : 3 Mei 2018
  • Durasi : 1 jam 31 Menit

Penulis: Mustika Khairunnisa

Film ini mengisahkan tentang seorang gadis bernama Tania (Michelle Ziudith). Tania merupakan gadis yang introvert, anti sosial dan pemarah. Sifat ini membuat Tania susah mendapatkan teman dan dijauhi teman-temannya. Namun demikian, Tania memiliki bakat dalam bidang melukis. Hari-harinya dia habiskan bersama lukisan-lukisannya. Dia sangat suka dengan kesendiriannya, dan satu-satunya teman yang dia miliki adalah Ananta hingga Ananta (Fero Walandouw) datang dalam kehidupan Tania. 

Ananta adalah seorang pemuda yang memiliki sifat jauh berbeda dari Tania. Dia adalah siswa yang baru pindah dari Subang, lugu dan baik hati. Dia selalu membawa kegembiraan dan mengisi hari-hari Tania menemani dalam melukis hingga membantu Tania membuka galerinya sendiri dan mengenalkan lukisan-lukisan Tania ke dunia luar dan menjualnya. Di sini tampaknya Ananta berhasil meruntuhkan tembok kesedihan Tania dan masuk dalam kehidupannya mengingat tidak ada yang bisa mengerti dengan sifat Tania, bahkan tidak oleh mama dan saudara-saudaranya. Yang mengerti Tania di dalam rumahnya satu-satunya adalah papanya (Anjasmara).

Namun, orang satu-satunya yang dapat mengerti Tania itu telah meninggal dunia. Semenjak saat itu Tania kesepian dan menghabiskan waktunya sendiri dengan lukisan-lukisan di ruangannya. Hanya satu orang yang boleh memasuki ruangan Tania di paviliun, ialah Bik Eha (Asri Welas). Setelah berhasil mewarnai hari-hari Tania, Ananta tiba-tiba saja pergi tanpa sepengetahuan Tania. Ini membuat Tania marah dan stres berat kemudian menangis meski sebelumnya Tania sudah jatuh hati oleh lelaki yang dikenalkan Ananta kepadanya, ialah Pierre (Nino Fernandez) yang pernah menjadi pelanggan lukisan Tania.

Tama (Roy Sungkono) yang merupakan kakak Tania telah mengira bahwa Pierre sudah berhasil meluluhkan hati adiknya itu dan membawa adiknya kepada hari-hari yang lebih ceria. Namun, dugaan itu dibantah oleh Tiara (Jihane Amira) yang juga merupakan kakak kandung Tania juga. Tiara menganggap bukan Pierre lah orang yang berhasil membawa perubahan bagi adik mereka, tetapi Ananta. Saat itu keberadaan Ananta tidak diketahui karena kepergiannya yang mendadak.

Meski Tania sudah jatuh hati kepada Pierre, namun dia masih merasakan kehampaan di dekatnya. Dia masih menunggu Ananta kembali. Bukan Ananta yang kembali, tetapi malah seorang gadis yang datang dan mengaku bahwa dia adalah pasangan Ananta. Kemarahan Tania pun pecah akibat itu. Kini Tania menyadari bahwa dia pun jatuh hati kepada Ananta. Kepergian Ananta yang menyakitkan ini telah membuat Tania akhirnya menghabiskan banyak waktunya dengan Pierre.

Lambat laun sepertinya Tania sudah mulai melupakan Ananta dan menggantikan posisi Ananta dengan Pierre. Sebenarnya Ananta ini pergi bukan karena dia telah memiliki pasangan lain, namun karena dia telah sekarat dan dirawat di rumah sakit. Kemudian Sukma adalah sepupu yang merawatnya berpura-pura seolah-olah adalah kekasihnya yang datang kepada Tania. Dia mengakui bahwa juga jatuh cinta kepada Tania namun tidak ingin melihat kekecewaan jika dia harus pergi. Lalu mengapa membuat hal seperti itu?

Iya tentunya kamu harus menonton kelanjutan kisah yang diadaptasi dari sebuah novel karya Risa Saraswati yang berjudul Ananta Prihadi. Film liku-liku kisah Tania yang awalnya anti sosial hingga dia menjadi pribadi yang lebih terbuka karena pertemuannya dengan Ananta ini akan membuat emosimu bermain saat menyaksikan film ini.

Film ini juga mungkin bisa relate dengan kehidupanmu yang suka menyendiri. Siap-siap kesal dengan sikap Ananta dalam film ini namun semua demi kebaikan Tania. Jangan lupa juga sebaiknya kamu jangan menonton sendiri, kali ini bukan kisah horor yang menakutkan namun kisah cinta antara Ananta, Tania dan Pierre juga siap membuat kamu deg-degan dalam part setiap detiknya.

Editor: Miftahul Zannah

- Advertisement -

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Share article

Latest articles