Cinta Suci Maini

- Advertisement - Pfrasa_F

 cinta-suciOleh : Lilin Karlina*

Malam yang penuh dengan kedamaian ditemani sajadah panjang, meniti fajar beserta nikmatnya zikrullah. Selawat serta salam mengiringi lantunan ayat-ayat Allah yang terangkum dalam nikmat tafakur. Di balik rintihan jiwa yang menyepi tersimpan berjuta kalimat cinta. Buah penghambaan yang tulus pada yang Maha Mencintai. Andai dapat sempurna ia pahami. Tentang arti keindahan cinta yang sejati. Musnah sudah segala benci di hati, yang ada dan tersisa kini tinggallah kedamaian yang abadi. Ya, cinta yang penuh dengan tanda tanya, yang tak tahu apa masalahnya, atau ada bidadari cantik yang mampu mengalihkan dunianya?

Kuat bayang-bayang cinta redup terang di hatinya. Maini, wanita tangguh yang dipenuhi dengan jiwa kesabaran. Cintanya membuat hatinya selalu bertanya-tanya, ada apa dengan pria yang selama ini menjalin hubungan dengannya? Maini, seketika terenyuh hatinya, mendadak bias wajahnya. Melihat kekasihnya berfoto dengan gadis cantik yang penuh dengan tawa di wajahnya, membuat hatinya teriris dan terpaku diam dalam tangis. Surya namanya, kekasihnya yang sudah lama menjalin kasih dengannya, yang kini berusia 7 tahun lamanya. Tapi entah mengapa, di usia hubungannya yang ketujuh tahun, pria itu berubah seketika, ingin mengakhiri hubungan dengan kekasihnya, Maini. Wanita itu hanya tersenyum manis menyaksikan perihnya luka yang saat ini dialaminya. Hanya bisa melirik ke arah mata kekasihnya, “Kamu apa kabar Surya?” (terucap dalam hati)

Selasa malam, 5 Mei 2015 adalah hari lahirnya Surya kekasih Maini. Menyambut hari jadi kekasihnya, Maini yang dibalut dengan hati yang penuh rasa gembira berencana mengajak kekasihnya dinner untuk diberi sebuah kejutan. Tepat jam 00:00 WIB malam itu, di mana Maini menelepon kekasihnya untuk mengucapkan selamat ulang tahun kepada Surya, kekasih Maini. Sungguh tidak pernah terbesit di pikiran Maini. Hal yang direncanakan akan berjalan lancar justru berbanding terbalik menjadi malam yang terburuk bagi Maini. Berkali-kali Maini menelepon kekasihnya untuk mengucap kata selamat, namun nomor kekasihnya tersebut selalu sibuk dan tak tahu entah siapa yang dihubungi Surya malam itu. Maini sungguh tidak menyangka kekasihnya berubah seketika dan sanggup melakukan itu kepada Maini tanpa ada sebab apapun. Kecurigaan Maini pun semakin bertambah saat nomor kekasihnya selalu sibuk saat dihubungi. Maini pun semakin yakin bahwa memang ada wanita lain yang mampu menggugah hati Surya, kekasih Maini.

Maini hanya bisa terpaku diam dalam tangis, tak mampu mengucap sedikitpun  kata. Sungguh teriris hati Maini melihat kelakuan pria yang selama ini ada di hatinya. Kesabaran Maini sungguh begitu besar. Setengah jam lamanya Maini menunggu nomor kekasihnya untuk bisa dihubungi kembali untuk mengucap selamat ulang tahun kepada kekasihnya, namun memang kekasihnya yang tidak pernah memikirkan hati Maini, Surya lebih memilih untuk menonaktifkan handphone-nya. Lemas tubuh Maini melihat kekasihnya yang ia anggap terbaik justru lebih kejam dari yang dipikirkannya selama ini.

Keesokan harinya Surya menulis kata bahwa menginginkan hubungan mereka untuk diakhiri melalui messenger. Malam di mana Maini berharap bisa menjadi malam terindah, tapi justru menjadi malam yang penuh tangis. Berakhir sudah hubungan Maini dan Surya yang selama ini dibangun sejak tujuh tahun lalu berakhir begitu saja. Berbagai upaya yang dilakukan Maini agar kekasihnya bisa kembali lagi bersama Maini. Namun apa hendak dikata, Surya memang benar-benar sudah tidak ada rasa lagi dengan Maini.

Maini hanya bisa ikhlas dengan kejadian malam itu. Cinta suci maini kepada Surya membuat Maini tak mampu membuka hatinya untuk pria lain. Begitu banyak yang menginginkan Maini, namun Maini tak sanggup membuka hatinya karena tulus cintanya kepada Surya.

- Advertisement -

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Share article

Latest articles