Riky, Usia 14 Tahun Sudah Menjadi Mahasiswa UIN SU

- Advertisement - Pfrasa_F
Dok. Pribadi
Dok. Pribadi

Membahagiakan kedua orang tua adalah cita-cita setiap anak. Tak terkecuali dengan Muhammad Riky Darmawan Piliang, remaja yang berusia 14 tahun itu, justru sudah duduk di bangku perkuliahan. Di usianya yang sangat relatif muda itu , menjadikannya terlihat berbeda dengan mahasiswa lainnya dari segi usia. Seharusnya saat ini ia masih harus mengeyam pendidikan di bangku SMP, namun tidak halnya dengan Riky.

Remaja yang akrab di sapa Riky ini, mengaku bahwa dirinya juga tidak menyangka mampu menyelesaikan pendidikan secepat itu. Awalnya ia hanya mencoba untuk mengikuti tes IQ di sekolahnya sebagai syarat dalam program akselerasi. “Di sekolah kan ada program akselerasi, jadi nyoba untuk ikutan dan ternyata lulus,” ujarnya. Riky mengikuti program akselerasinya pertama kali ketika masih kelas 4 SD. Alhasil, di usia 10 tahun ia telah lulus SD. Memasuki tingkat SMP, Riky kembali mengikuti tes IQ untuk menyelesaikan sekolahnya selama dua tahun. Dan Riky berhasil lulus SMP di usia 12 tahun. Tidak jauh berbeda halnya ketika ia berada di jenjang SMA, ia juga mampu menyelesaikan sekolahnya selama dua tahun.

Tiga kali mengikuti program akselerasi, Riky berbagi pengalaman suka dukanya selama mengikuti program akselerasi itu. Ia mengaku senang bisa menamatkan pendidikan sekolah di usia muda. Apalagi motivasi terbesarnya ialah dapat membahagiakan kedua orang tua. Namun disisi lain, ia mengaku sedikit lelah ketika mengikuti program akselerasi. Pasalnya, dalam satu hari mereka bisa menghabiskan materi satu bab buku. “Jadi dalam satu hari kami pernah menghabiskan satu bab buku. Gak cuma itu aja, bahkan masih dua minggu pertemuan pertama dengan guru sudah masuk jadwal ujian,” ujar Riky yang bercerita dengan semangat.

Riky menyadari bahwa target waktu yang ditentukan untuk menyelesaikan program akselerasi bukanlah hal yang mudah. Ia harus mampu membagi waktu belajarnya agar tetap bisa mengikuti pelajaran. Sesekali ada rasa jenuh menghantuinya, namun tak berlangsung lama, karena ia tidak ingin mengecewakan kedua orang tuanya.

Riky kini berstatus sebagai mahasiswa UIN Sumatera Utara, jurusan Ekonomi Islam. Ia lulus melalui jalur SPAN PTKIN. Di awal kelulusan memasuki kuliah, ia sempat heran lantaran pihak Rektor pernah memanggilnya untuk bertemu dan mengucapkan selamat. “Kemarin pernah ditelepon, terus jumpa sama Rektor, dikasih ucapan selamat dan pesan supaya dapat mengikuti perkuliahan disini dengan baik,” ujarnya.

Remaja kelahiran tahun 2000 ini tercatat sebagai mahasiswa baru termuda di UIN SU. Di usianya yang masih 14 tahun namun telah mengantarkannya duduk di bangku kuliah. Riky mengaku sangat senang dan bahagia bisa membanggakan kedua orang tuanya. Ia berpesan kepada semua pelajar untuk lebih giat lagi dalam belajar. “Pokoknya kita harus tetap semangat dan giat belajar, harus menjadi orang sukses, biar bisa banggain kedua orang tua,” tutupnya.

Reporter         : Firda Adinda Syukri

Editor             : Aminata Zahriata

- Advertisement -

1 KOMENTAR

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Share article

Latest articles