
Medan, Dinamika Online – Sebagai manusia yang hidup bermasyarakat kita diperintahkan oleh Allah Swt untuk terus berbuat baik. Hal ini jelas tertuang dalam Alquran yang artinya “Jika kalian berbuat baik, sesungguhnya kalian berbuat baik bagi diri kalian sendiri” (QS. Al-Isra:7). Dan menjadi manusia yang bermanfaat bagi manusia lain seperti sabda Rasulullah Saw, “Sebaik Baik Manusia Adalah Yang Paling Bermanfaat Bagi Orang Lain”.
Melalui Rumah Pintar Anak Sholeh Al-Ikram yang berlokasi di Jalan Kelambir V Gang Kestria, Sardi mengajak masyarakat untuk tidak membatasi diri dalam membuat karya demi keberlangsungan umat. “Gunakan kemampuan yang ada, buat sekecil apapun karya kita demi umat,” ujar Sardi selaku penggagas. Minggu (11/06)
Rumah Pintar Anak Soleh Al-Ikram berawal dari keresahannya terhadap lingkungan di daerah pinggir rel khususnya di sepanjang rel kereta api Medan-Binjai, ia hadir khusus untuk memperbaiki moral dan mental anak-anak yang berada di lingkungan ini karena mengingat begitu rendah kesadaran akan pentingnya pendidikan agama serta pendidikan Alquran.
Rumah yang baru berdiri 3 bulan yang lalu tepatnya pada 5 Maret 2017 ini sudah memiliki banyak kegiatan. “Alhamdulillah kegiatan di sini sudah padat dari pagi sampai sore bahkan di hari Minggu pun kita ada kelas namanya Kelas Inspirasi“, jelasnya.
Pada kelas Minggu inilah pengembangan mental diajarkan seperti cara hidup sehat juga Pendidikan Agama. “Kelas inspirasi yaitu untuk anak yatim dengan mengajarkan ilmu kehidupan sehari-hari seperti bagaimana hidup bersih dan praktik solat sehari hari. Terkhusus yatim dan piatu dhuafa itu gratis sedangkan masyarakat umum beberapa ada yang berbayar namun hanya sebagian kecil saja dan itu hanya Rp.50.000,“ sambung Sardi.
Saat ini Rumah Pintar Anak Sholeh Al-Ikram memiliki 120 orang anak-anak yang menuntut ilmu. Dengan berbagai tingkatan mulai dari TK Islam ,TPQ serta rumah tahfidz Qur’an. “Alhamdulillah saat ini sudah ada 120 anak anak yang belajar disini dan besar harapan saya semoga tempat ini mampu memberikan manfaat bagi mereka yang susah mendapatkan pendidikan agama dan pendidikan Alquran,” ucapnya.
Walaupun Rumah Pintar Anak Sholeh AL-Ikram ini masih meyewa tempat, Sardi berharap agar kelak beberapa tahun ke depan sudah bisa memiliki lahan sendiri. “Harapannya, beberapa tahun ke depan kita diberikan kemudahan untuk memiliki lahan sendiri sehingga tempat ini bisa memberi manfaat yang lebih lagi pada umat dan anak-anak di jalan kesatria tanjung kusta ini,” tuturnya.
Reporter : Dzulanda Shari Batubara
Editor : Aminata Zahriata

