Little Person, Sebuah Lagu Kecil tentang Perasaan yang Besar

- Advertisement - Pfrasa_F
(Foto: Dok. Internet https://www.youtube.com)

Judul: Little Person

Pencipta: Jon Brion

Penyanyi: Matt Maltese

Genre: Indie Pop/ Alternative

Tahun Rilis: 2020

Durasi: 3 menit 21 detik

Peresensi: Novilya Musfira Bahri

Little Person merupakan lagu sederhana yang menyimpan perasaan cukup mendalam. Dirilis oleh Matt Maltese pada 7 Agustus 2020 sebagai track pembuka EP madhouse, lagu berdurasi sekitar 3 menit 21 detik ini menghadirkan piano lembut, vokal tenang, dan suasana yang intim. Maltese membawakan kembali lagu yang ditulis oleh Jon Brion untuk film Synecdoche, New York dengan pendekatan yang terasa personal. Mendengarkannya, terasa seperti duduk sendirian di kamar temaram sambil memikirkan kehidupan.

Sejak awal, lagu ini menggambarkan perasaan menjadi seseorang yang kecil di tengah dunia yang begitu luas. Kita berada di antara banyak manusia yang sibuk dengan kehidupan masing-masing, sementara keberadaan kita sering kali tidak disadari. Perasaan tersebut terasa dekat dengan kehidupan sehari-hari. Kita bisa berada di tengah keramaian atau melihat kehidupan orang lain melalui media sosial, tetapi tetap merasa sendirian dan tidak benar-benar dilihat.

Baca Juga: Satu Bulan, Ketika Waktu Belum Mampu Menyembuhkan Luka

Pengulangan kata “Little” makin memperkuat gambaran kehidupan yang sederhana dan berulang. Pekerjaan, kehidupan, makanan, hingga keluarga digambarkan dalam skala kecil. Namun, “kecil” bukan berarti tidak penting. Justru, hal-hal sederhana seperti bekerja, makan, beristirahat, dan merindukan seseorang merupakan bagian yang membentuk kehidupan. Tidak selalu ada sesuatu yang luar biasa, tetapi semuanya tetap memiliki arti.

Di balik kesederhanaan tersebut, terdapat kesepian yang disampaikan tanpa dramatisasi. Lagu ini menggambarkan kesepian sebagai perasaan yang muncul perlahan ketika seseorang menyadari bahwa dirinya hanyalah bagian kecil dari dunia. Kehidupan terus berjalan, orang-orang sibuk dengan cerita mereka masing-masing. Penyampaiannya yang tenang dalam lagu justru membuat perasaan tersebut terasa makin nyata.

Namun, Little Person tidak berhenti pada kesepiaan. Di tengah perasaan tersebut, muncul harapan untuk menemukan seseorang yang benar-benar dapat melihat dan memahami dirinya. Pengulangan “somewhere, maybe someday” menunjukkan harapan yang belum pasti, tetapi tetap dipertahankan. Sosok “second little person” menjadi simbol seseorang yang membuat keberadaan kita terasa berarti.

Hubungan yang dibayangkan pun tidak digambarkan secara berlebihan. Mereka hanya ingin bepergian bersama, berbicara, menghabiskan waktu, dan menikmati kebersamaan. Kebahagiaan yang muncul melalui hal-hal sederhana dan rasa nyaman karena memiliki seseorang di sisi kita. Lagu ini seolah mengingatkan bahwa kehidupan tidak harus menjadi luar biasa untuk terasa berharga. Terkadang, kehadiran satu orang saja sudah cukup membuat rutinitas terasa berbeda.

Bagian akhir yang menggunakan kata “play” memberikan kesan sederhana dan menggemaskan. Setelah berbicara tentang kesepian dan kehidupan yang terasa kecil, impiannya ternyata sederhana, yaitu menemukan seseorang untuk diajak keluar dan bersenang-senang. Tidak perlu kehidupan yang sempurna, cukup seseorang untuk berbagi waktu dan menikmati hal-hal kecil bersama.

Lewat lagu ini, mengingatkan kita bahwa meskipun kita hanyalah bagian kecil dari dunia yang besar, kehidupan kita tetap memiliki arti. Bisa jadi, yang kita butuhkan bukan sesuatu yang luar biasa, melainkan seseorang yang bersedia hadir dan menikmati kehidupan sederhana secara bersama. Oleh karena itu, lagu Little Person cocok didengarkan ketika sedang sendiri atau ketika hari-hari terasa berjalan begitu saja. Lagu ini hadir dengan lembut, tetapi meninggalkan harapan bahwa di dunia yang begitu besar, kita mungkin akan menemukan satu orang yang membuat semuanya terasa lebih hangat.

Baca Juga: Die With A Smile dan Makna Mencintai Sebelum Segalanya Berakhir

Editor: Ummy Syafitri 

- Advertisement -

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Share article

Latest articles