
Judul: Someone Like You
Pencipta: Adele, Dan Wilson
Penyanyi: Adele
Genre: Pop
Durasi: 4 menit 45 detik
Tahun Rilis: 2011
Peresensi: Safa Nur Hanifah Br. Purba
Lagu “Someone Like You” karya Adele merupakan salah satu balada paling emosional dalam sejarah musik pop modern. Lagu ini tidak hanya dikenal karena vokalnya yang kuat, tetapi juga karena kedalaman makna yang sangat menyentuh tentang kehilangan cinta, penerimaan, dan proses merelakan seseorang yang pernah sangat berarti. Dirilis dalam album 21, lagu ini menjadi representasi nyata dari luka batin yang dibungkus dengan kesederhanaan musik piano yang minimalis namun menghanyutkan.
“Someone Like You” tercipta dari pengalaman pribadi Adele setelah putus cinta. Lagu ini mencerminkan fase di mana seseorang sudah tidak bisa lagi memiliki orang yang dicintai, karena orang tersebut telah melanjutkan hidupnya. Adele menulis lagu ini sebagai bentuk pelepasan emosional, bukan untuk kembali, tetapi untuk menerima kenyataan. Lagu ini juga menggambarkan realitas bahwa tidak semua cinta berakhir bahagia. Ada hubungan yang harus dilepaskan meskipun masih ada rasa.
Baca Juga: Ketika Eksistensi Menjadi Tolak Ukur Kehidupan dalam Lagu “Super Eksis”
Bahkan diceritakan dalam Music Video (MV) “Someone Like You”, Adele digambarkan berjalan sendirian di jalanan kota Paris yang sepi. Warna hitam putih mendominasi visual, memperkuat nuansa kesedihan dan kesepian. Simbolisasi ini menunjukkan perjalanan batin seseorang yang sedang berusaha berdamai dengan masa lalu. Adegan Adele yang hanya berjalan tanpa interaksi menggambarkan keterasingan emosional. Tidak ada kemarahan atau konflik, hanya kesunyian yang dalam. Hal ini memperkuat pesan bahwa patah hati tidak selalu dramatis, terkadang hanya berupa kesunyian yang panjang.
Penyanyi sendiri, Adele, memiliki keunggulan luar biasa dalam menyampaikan emosi yang jujur melalui vokalnya. Ia tidak sekadar menyanyi, tetapi “menceritakan ulang” pengalaman hidupnya dengan sangat personal. Kekuatan Adele terletak pada kemampuannya mengubah pengalaman patah hati menjadi karya seni yang universal. Dalam lagu ini, ia tidak menggunakan kata-kata yang rumit, tetapi justru kesederhanaan liriknya membuat pendengar lebih mudah terhubung secara emosional.
Makna lirik dalam “Someone Like You” menggambarkan seseorang yang mencoba menerima kenyataan bahwa mantan kekasihnya telah move on dan menemukan kebahagiaan baru. Namun, di balik penerimaan itu, masih ada luka dan harapan kecil yang tersisa. Pada bagian lirik yang berbunyi “Never mind, I’ll find someone like you”, tersimpan makna bahwa tokoh dalam lagu berusaha ikhlas, tetapi sebenarnya masih menyimpan rasa cinta yang mendalam.
Lirik ini menunjukkan konflik emosional antara melepaskan dan mempertahankan kenangan. Adele berhasil menggambarkan fase patah hati yang realistis: bukan kemarahan, tetapi kesedihan yang tenang dan penuh penerimaan.
Lagu ini memiliki banyak keunggulan, yaitu vokal Adele yang sangat emosional dan kuat, aransemen piano yang sederhana namun menyentuh, lirik yang mudah dipahami tetapi sangat dalam, relatable bagi banyak orang yang pernah mengalami patah hati, tidak berlebihan, tetapi justru terasa jujur dan natural.
Meskipun sangat kuat secara emosional, lagu ini memiliki beberapa kekurangan, di antaranya tempo yang sangat lambat bisa terasa monoton bagi sebagian pendengar, struktur musik yang minimalis kurang memberikan variasi dinamika, tidak cocok untuk pendengar yang mencari lagu yang energik. Namun, kekurangan ini sebenarnya menjadi bagian dari karakter lagu yang memang ingin fokus pada emosi, bukan hiburan semata.
Menurut peresensi, “Someone Like You” adalah lagu yang sangat kuat secara emosional karena menyampaikan patah hati dengan cara yang sederhana, jujur, dan penuh penerimaan. Lagu ini tidak berusaha terlihat dramatis, tetapi justru tenang dan realistis dalam menggambarkan seseorang yang harus merelakan mantan kekasihnya yang sudah bahagia dengan orang lain. Vokal Adele yang emosional dan iringan piano yang minimalis membuat suasana lagu terasa sangat dalam dan menyentuh, seolah pendengar ikut merasakan kesedihan yang sama. Menurut Kiwwton, kekuatan utama lagu ini ada pada kejujurannya, meskipun bagi sebagian orang terasa terlalu lambat dan menyedihkan untuk didengarkan dalam suasana tertentu.
Baca Juga: Graduation dari NCT Dream: Lebih dari Sekedar Lagu Perpisahan
Editor: Dinda

