
- Judul : Mendadak Kaya
- Tahun Rilis : 2019
- Produksi : MD Pictures
- Director : Anggy Umbara
- Produser : Manoj Punjabi
Penulis: Wibira Vasya
Tahun 2019 lalu, Anggy Umbara berhasil menggarap film komedi dengan judul “Kaya”. Film ini dibintangi oleh Dwi Sasono sebagai Ali Oncom, Pandji Pragiwaksono sebagai Otoy, dan Fedi Nuril sebagai Doyok.
Film ini bercerita tentang tiga sekawan yakni Doyok, Otoy, Ali atau disingkat DOA. Ketiganya merupakan adalah pengangguran dan memiliki masalah masing-masing. Ali yang dikejar debt collector dan masalah percintaan, Doyok yang memiliki banyak hutang di warung, dan Otoy yang bertengkar dengan istrinya karena tidak memberi uang. Situasi ini membuat mereka untuk sepakat mencari uang dalam waktu yang singkat.
Mereka memulai pekerjaan dengan bekerja di doorsmeer. Namun, karena kelalaian mereka, mereka harus dipecat. Selanjutnya, mereka berpikir untuk mencari uang dengan cara tidak halal, pengemis tipu-tipu. Mereka berpura-pura buta dan pengamen tangan buntung. Sialnya, mereka ditangkap Satpol-PP.
Pekerjaan mereka tidak berlangsung lama, sebab mereka lebih memikirkan apa yang akan didapatkan daripada apa yang mereka lakukan. Akhirnya, mereka bekerja di sebuah pabrik yang mereka pun tidak tahu baprik ini memproduksi apa.
Suatu hari, mereka diamanahkan untuk mengantar sebuah koper. Ketika mereka kembali dan hendak memberikan koper, ternyata polisi sedang menggerebek tempat kerja mereka itu. Alhasil, mereka membawa koper tersebut dan membukanya. Ternyata koper tersebut berisikan uang dengan jumlah milyaran.
Masalah mereka benar-benar tuntas dengan adanya uang di koper tersebut. Mimpi mereka menjadi orang kaya, terwujud dalam waktu sekejap. Namun, kekayaan tersebut menimbulkan petaka yang harus mereka tanggungjawabi.
Konflik dalam film ini tidak terlalu ditonjolkan akibatnya dapat membuat penonton mudah bosan akan alur yang begitu-begitu saja. Mungkin akan lebih baik, jika sutradaranya lebih menonjolkan komedi. Bagi penonton yang kurang suka “Jokes” dengan makian pasti akan merasa film ini terlalu berlebihan.
Audiovisual dari film ini sangat bagus, ada beberapa adegan yang menggunakan efek animasi. Pada suara latar sangat sinkron. Momen senang pakai nada yang seru, dan momen sedih pakai nada yang sendu.
Bagi kamu yang suka komedi, penulis sangat merekomendasikan film ini untuk ditonton. Kamu dapat menontonnya di aplikasi WeTV dengan gratis.
Editor: Nurul Liza Nasution

