
Pendidikan merupakan hal yang sangat penting di setiap daerah. Di Kabupaten Batu Bara, tepatnya di Jalan Imam Bonjol, Kecamatan Talawi, terdapat satu Yayasan Pendidikan bernama Rozzak Learning Center (RLC) yang telah berdiri lebih dari setahun. Yayasan ini banyak menarik perhatian sekitar untuk mempercayakan anaknya belajar di yayasan tersebut.
RLC memiliki beberapa program belajar yang terlaksana saat ini, mulai dari belajar Iqra, Al-Qur’an, Bahasa Arab (Kitab Kuning), Bahasa Inggris Junior, Bahasa Inggris Senior, Seni Kaligrafi, dan Murattal Qirshab. Selain program belajar, yayasan ini juga menyediakan fasilitas berupa meja lesehan, papan tulis, kelas yang nyaman, dan pajangan kaligrafi di setiap dinding kelasnya, serta guru yang profesional.
Abdul Rozzaq, pemilik sekaligus guru dari Yayasan RLC mengutarakan bahwa tujuannya mendirikan yayasan ini untuk mengajarkan orang-orang di desanya mengenai ilmu agama dan modern. “Tujuannya agar saya bisa mengajarkan ilmu agama dan modern yang saya dapatkan di luar kota dan luar negeri saat menjadi mahasiswa dahulu,” ucapnya.
Banyak orang yang merasa puas ketika belajar di sini, salah satunya orang tua murid RLC yang mengatakan bahwa anaknya terlihat lebih semangat saat belajar di RLC. “Sebelum belajar di sini, anak Ibu sangat susah untuk diajak mengaji. Berbeda dengan sekarang, dia lebih semangat. Mungkin karena banyak temannya dan proses belajarnya yang juga menyenangkan,” kata Tari.
Salah satu murid RLC, Nur Annisa juga mengatakan bahwa banyak perubahan semenjak ia belajar di yayasan ini. “Setelah belajar di sini, saya merasa lebih paham baik itu mengenai huruf, tajwid, ataupun cara melantunkan Al-Qur’an. Saya juga sangat senang terhadap metode pembelajaran yang diajarkan guru saya di RLC,” katanya.
Lalu, bagaimana, sih, sistem yang diterapkan oleh RLC hingga banyak yang menyukai proses pembelajarannya? Di antaranya sebagai berikut.
- RLC membatasi jumlah pelajar dalam satu kelasnya
Ini merupakan cara yang sangat efektif agar para murid lebih mudah memahami materi dan guru-guru juga tidak kewalahan dalam mengajar. Rozzaq mengatakan bahwa semua kelas saat ini sudah penuh. “Walaupun banyak yang ingin mendaftar, kami tetap menutup pendaftaran ke semua kelas yang ada saat ini, karena sudah penuh dan kelas sudah mencapai target yang ditentukan,” katanya.
Ia tengah berupaya agar murid-murid yang diterimanya dapat lebih cepat memahami pembelajaran hingga layak dikatakan tamat dari target yang diajarkan, yang kemudian memenuhi syarat lulus dari yayasan yang didirikannya ini.
- Mendorong murid mengikuti berbagai jenis perlombaan
Hal ini menjadi tolak ukur kemampuan yang memotivasi para murid untuk lebih semangat dalam belajar. RLC juga menganut sistem ujian seperti tes lomba yang biasa diuji dalam perlombaan, seperti Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) dan jenis perlombaan lainnya.
Terakhir, Rozzaq sangat berharap agar Yayasan Rozzaq Learning Center ini dapat berkembang menjadi sebuah pesantren yang besar di Batu Bara. “Saya berharap kelak yayasan ini menjadi pesantren yang besar se-kabupaten. Sekalipun tidak, minimal terdapat beberapa cabang RLC di setiap kecamatan yang ada di Kabupaten Batu Bara ini,” pungkasnya.
Reporter : Dicky Pratama
Editor : Rika Wulandari

