Setiap Gedung Punya Cerita, Setiap Manusia Punya Trauma

- Advertisement - Pfrasa_F
(Foto: Dok. Internet kaltimtoday.co)

Judul Film       : The Architecture of Love

Sutradara        : Teddy Soeriaatmadja

Pemeran         : Nicholas Saputra, Putri Marino, Jerome, Jihane Almira, Agla Artalidia,              Arifin Putra, Omar Daniel, Lydia Kandou, Imelda Therine, Willem Bevers

Durasi Film    : 1 jam 50 menit

Tanggal Rilis : 30 April 2024

Peresensi: Suci Amara Harahap

Film yang diperankan oleh aktor-aktor hebat ini memiliki arti dan makna yang amat luar biasa, terutama bagi kita yang sering menyalahkan keadaan dan penyesalan di masa lalu. Ada banyak hal yang perlu dipelajari dari film ini, bahwa setiap waktu, tempat, dan masa pasti memiliki rasa bahagia, sedih, bahkan trauma tersendiri yang datang tanpa kita ketahui maksud dari itu semua.

Baca Juga: Vina Sebelum Tujuh Hari, Cantik Tidak Menjamin Tidak Di-bully

Melalui film ini kita bisa menyadari bahwa apa yang sebenarnya kita sesali itu tidak semua berakhir sedih. Kisah percintaan yang bahkan sudah diyakini setia selama bertahun-tahun, tidak menjamin bahwa cinta itu tulus dan abadi sampai mati. Justru cinta hebat itu adalah awal dari munculnya semua rasa trauma, sakit, dan dendam yang membuat kita merasa tidak bisa bangkit dan membuat kita tidak yakin akan mendapatkan cinta yang tulus di kemudian hari.

Katanya, “Kalau tidak bisa meninggalkan orangnya, tinggalkan kotanya”. Banyak manusia bukan hanya meninggalkan kota yang menurutnya itu adalah cinta sejatinya, bahkan ia rela meninggalkan dirinya dan dunia yang ia tempati itu. Seperti cerita film ini, pergi meninggalkan negara tempat ia lahir ke negara yang menurutnya tempat di mana orang memulai kehidupan barunya.

Kisah ini menceritakan sosok Raia, seorang penulis masyhur yang tulisannya sangat dikenal khalayak umum bahkan sampai ke luar negeri. Alur cerita yang ia rangkai sangat indah hingga menyentuh perhatian semua orang. Kisah cinta kehidupan yang selalu ia tulis bak kehidupan yang selalu diidamkan semua orang, karena itu adalah kisah nyata dari kehidupan ia sendiri. Cinta yang selalu diberikan oleh suaminya adalah motivasi dari setiap paragrafnya.

Siapa yang tidak tahu seorang Raia Risjad, penulis cantik yang memiliki suami tampan dan penyayang, serta berlatar belakang penulis best-seller nomor satu di Indonesia.

Pada hari itu adalah hari bahagianya, hari yang sangat ia nantikan selama berkarier menjadi penulis terkenal. Yah, untuk pertama kalinya novel karyanya resmi ditayangkan di bioskop seluruh tanah air. Namun, siapa sangka ia malah mendapatkan suami yang ia sayangi sedang berselingkuh dengan wanita lain. Melihat secara langsung perselingkuhan suaminya dengan wanita itu membuat dunia ia berhenti sampai di situ juga, hingga ia memutuskan untuk pindah ke New York.

New York adalah sebuah kota di Amerika Serikat yang dijuluki tempat dimulainya kehidupan baru manusia. Ia yakin dengan keberadaannya di New York bisa menghilangkan semua trauma yang ia alami, hingga bertemu dengan seorang pria bernama River yang selalu menemani kehidupannya selama di sana. Pada akhirnya itulah cinta yang sebenarnya selama ini ia cari.

Kehidupan terus berputar tanpa kita sadari, kita tidak selalu bisa menerima situasi yang sedang kita alami, terlebih dahulu berpikir terhadap ke depannya tanpa kita ketahui ada apa di balik ini semua. Film ini membuat banyak para penontonnya terharu terhadap kehidupan Raia, ia mampu mengambil pelajaran dan memulai dengan orang baru yang kaitannya itu tidak selalu sama di masa lalunya.

Kita perlu menyelesaikan dan mengikhlaskan semuanya, tetapi bukan berarti melupakan. “Setiap gedung punya cerita, setiap orang punya trauma” bahagia dan sedihnya jangan takut untuk memulai cinta yang baru, karena kita tidak tahu apa yang ada di dalam cinta tersebut. Trauma masa lalu yang mendalam dapat sembuh jika kita berani mengobati itu semua, dan belajar menerima cinta dengan orang yang tepat.

Jatuh cinta tidak semenyakitkan seperti apa yang pernah kita alami, justru mencintai itu menyenangkan, akan lebih menyenangkan lagi jika cinta itu terbalaskan. Yakin pada diri sendiri bahwa setiap langkah yang kita jalani adalah hal yang selama ini kita impikan. Setiap cerita baru pasti memiliki makna spesialnya tersendiri, hati manusia bisa menampung begitu banyak cinta tanpa harus melupakan cinta yang pernah ada.

Akhir dari cerita film ini sama dengan cerita-cerita yang ditulis oleh Raia pada masa ia bersama mantan suaminya dahulu, berakhir bahagia yang selamanya abadi. Meskipun cerita ini mengandung kesedihan yang membuat kita takut untuk melangkah, namun di balik itu semua cerita ini mampu membuat para penonton yakin pada setiap cerita yang dibawakan adalah nyata seperti yang kita rasakan.

Baca Juga: Perempuan yang Mendahului Zaman

Editor       : Muhammad Daffa

- Advertisement -

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Share article

Latest articles