Tanpa Sadar

- Advertisement - Pfrasa_F

Penulis : Rizki Audina

Tuhan memang Maha Rahman

Menitipkan ketenangan dalam hijaunya pepohonan

Saat amarah di dada sedang bergemuruh

Kekuatan hati luruh

Ketegaran diri juga runtuh

Hanya dengan memandang-Nya saja

Sudah cukup menentramkan

Menghirup udara-Nya saja sudah cukup menyejukkan

Walau sepi, walau sendiri

 

Tuhan memang Maha Rahim

Menitipkan kedamaian dalam riuhnya debur ombak

Saat putus asa sedang melanda

Sedih bercampur kecewa

Juga perihnya luka yang terasa

Hanya dengan mendengar nyanyian merdu-Nya saja

Sudah cukup menguatkan

Diterpa oleh angin yang berembus kencang

Sudah cukup membuat diri merasa nyaman

Walau sepi, walau sendiri

 

Tuhan memang Maha Hafizh

Tidak pernah membiarkan hamba-Nya benar-benar sendirian

Tetap ada, tetap menjaga

Dalam setiap langkah

Melalui apa dan siapa pun di alam semesta

 

Tuhan memang Maha Waasi’

Ego dalam diri yang terlalu naik

Hingga lupa, hingga terlena

Mengira bahwa yang ada, semata-mata karena usaha kita

Nyatanya kita bukanlah siapa-siapa

Hanya manusia biasa yang terlalu mencintai dunia

Medan, Februari 2018

 

Ilustrasi : Ditanti Chicha Novri

- Advertisement -

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Share article

Latest articles