
Medan, Dinamika Online–Dalam rangka Pelatihan Nasional Pers Mahasiswa (Pena Persma), Lembaga Pers Mahasiswa (LPM) Dinamika UIN SU menyelenggarakan Pelatihan Jurnalistik Tingkat Lanjut Nasional (PJTLN). Pada hari pertama kegiatan menghadirkan sesi pelatihan feature yang berlangsung di Balai Penjaminan Mutu Pendidikan (BPMP) Sumatera Utara, pada Jumat, 17 Oktober 2025.
Baca Juga: Pekan Kreativitas 2025 Berakhir, Peserta Harap Acara Ini Terus Berlanjut
Pemateri pelatihan feature, Fadli Nasrudin, menegaskan pentingnya jurnalis memahami esensi tulisan feature di tengah kemajuan teknologi. Ia mengatakan bahwa tidak semua hal bisa diserahkan pada Artificial Intelligence (AI), sebab jurnalisme membutuhkan sentuhan manusia yang mampu memahami realitas sosial.
“Tidak semua tulisan atau tema itu ditulis di media cetak, selain karena medianya terbatas, juga karena jurnalis pada dasarnya harus menulis yang dibutuhkan oleh masyarakat, bukan yang diinginkan. AI itu alat bantu, bukan pengganti tugas jurnalis, karena AI tidak bisa memberi nyawa bagi tulisan,” tegasnya.
Lebih lanjut, Fadli menambahkan bahwa jurnalis harus terus mengasah kepekaan dengan membaca, berkunjung, dan menyaksikan langsung kejadian di lapangan agar tulisan feature menjadi lebih hidup. Ia juga menekankan pentingnya menjaga fakta dalam jurnalisme naratif.
“Membaca buku dan novel dapat memberikan nyawa bagi feature dengan analisis serta pengalaman langsung di lapangan. AI hanya memakai data internet tanpa melihat apa yang sebenarnya terjadi. Jurnalisme naratif pun harus tetap sesuai fakta, bukan seperti novel atau cerpen,” tambahnya.
Sementara itu, Muhammad Ibrah Nefdrian, peserta dari LPM Suara Kampus, mengaku mendapat banyak wawasan dari pelatihan hari pertama tersebut. Ia menilai penjelasan Fadli memberikan pandangan baru tentang batasan penggunaan AI dalam jurnalisme.
“Di hari pertama ini tentu sangat informatif, terutama terkait batasan penggunaan AI di dunia jurnalistik. Harapan saya, di hari-hari berikutnya para pemateri dapat memberikan pengetahuan yang lebih luas agar kami bisa membawa banyak ilmu berharga dari kegiatan ini,” katanya.
Baca Juga: PJTLN 2025 LPM Dinamika Resmi Dibuka, Angkat Tema Jurnalisme Media AI
Reporter: Nayla Fithra dan Nanggul Kumala Sauri
Editor: Kauria Rawia

