Atmaloka Theater Monolog Hadirkan “Bias Lampu Kota” di Medan

- Advertisement - Pfrasa_F
(Foto: Dok. Panitia)

Medan, Dinamika Online–Tim Atmaloka melangsungkan pertunjukan Atmaloka Theater Monolog dan Pameran Seni dengan tajuk “Bias Lampu Kota”. Acara ini berlangsung dalam dua sesi, yakni pukul 15.00 dan 20.00, pada Sabtu, 7 Februari 2026, di Taman Budaya Medan.

Pimpinan produser Atmaloka Theater Monolog, Talitha Ritonga, mengatakan kegiatan tersebut digagas sebagai bentuk kepedulian terhadap perkembangan seni pertunjukan, khususnya teater, yang saat ini dinilai mulai jarang diminati oleh masyarakat Kota Medan.

Baca Juga: Ulil Albab Dirikan Rumah Baca untuk Meningkatkan Literasi Anak

“Kalau tujuan Atmaloka sendiri itu sebenarnya tidak hanya dari saya pribadi, tetapi dari seluruh tim Atmaloka. Kami ingin membangkitkan kembali kesenian seni pertunjukan, khususnya teater, di Kota Medan,” katanya.

Lebih lanjut, Talitha menyampaikan pertunjukan ini diharapkan mampu mengubah pandangan masyarakat terhadap seni pertunjukan, khususnya teater, serta menumbuhkan ketertarikan untuk kembali menonton pertunjukan seni secara langsung.

“Harapannya, semoga ketika kami dapat membuat sebuah pertunjukan yang sesuai dengan harapan masyarakat, penonton di Kota Medan bisa merasa bahwa menonton teater itu menyenangkan,” harapnya.

Sementara itu, salah satu penonton, Sasha, mengungkapkan antusiasmenya saat menyaksikan pertunjukan Atmaloka Theater Monolog. Ia mengatakan pertunjukan tersebut merupakan pengalaman pertamanya menonton teater dan menilai pementasan serupa sudah jarang digelar di Kota Medan.

“Senang dan seru sekali karena di Medan sudah jarang mengadakan pertunjukan seperti ini. Ini juga pertama kalinya aku menonton teater. Tempatnya sudah bagus, namun ke depannya semoga hiasannya bisa sedikit ditambah agar tampil lebih menarik,” ujarnya.

Baca Juga: Peringati HUT ke-37, Mie Ayam Mahmud Gelar Lomba Tahfiz untuk Generasi Muda

Reporter: Zahratus Saidah dan Nazwa Mulya Putri

Editor: Naqiyya Alayya Arham Rambe

 

- Advertisement -

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Share article

Latest articles