
Medan, Dinamika Online–Sahabat Lestari Indonesia (SaLI) mengadakan pelatihan kedua di hari pertama pelaksanaan Pelatihan Jurnalisme Lingkungan. Dengan materi yang dibawakan langsung oleh Prayugo Utomo di kelas Madrasah Ibtidaiyah Swasta (MIS) Al-Washliyah Klumpang Kampung, pada Rabu, 5 November 2024.
Baca Juga: Singgung Jurnalisme Lingkungan, SALi Hadirkan Materi Pelatihan Perubahan Iklim
Prayugo selaku pemateri mengatakan bahwa seorang jurnalis itu harus skeptis, tidak menerima berita tanpa dicari tahu dahulu kebenarannya. Jurnalis juga harus mencoba mencari fakta, dan tidak serta-merta mengikuti berita yang sedang viral.
”Seorang jurnalis itu harus punya sikap skeptis, tidak menerima berita tanpa mencari tahu dahulu kebenarannya. Jurnalis juga harus mencoba mencari fakta dan tidak serta-merta mengikuti berita yang sedang viral,” katanya.
Di sisi lain, Nurhabli Ridwan salah satu peserta pelatihan mengungkapkan bahwa materi yang dibawakan cukup menarik, mulai dari cara dan metode yang digunakan seperti Investigasi sampai pada photo story.
”Materinya sangat bagus karena kita diajarkan cara dan metode dalam melakukan peliputan, khusunya Jurnalisme Lingkungan mulai dari investigasi, indepth reporting, features, jurnalisme data, dan photo story,” ungkapnya.
Ridwan juga berharap pers mahasiswa dapat ikut serta dan terlibat dalam projek investigasi kegiatan Jurnalisme Lingkungan. Dan lebih paham bagaimana melakukan peliputan mengenai isu-isu terkait lingkungan.
”Harapannya kita sebagai pers mahasiswa dapat ikut terlibat dalam projek investigasi kegiatan lingkungan di sekitar kita, dan lebih peka terhadap isu-isu lingkungan dalam melakukan proses peliputan,” harapnya.
Baca Juga: Lingkungan Kurang Diperhatikan, SALi Adakan Pelatihan Jurnalisme Lingkungan
Reporter : Muhammad Haritz Arrasyid dan Fakhri Rizki
Editor : Aqlia Matslina Fattah

