Belum Berpaviliun, Nias Barat Kenalkan Budaya Lewat Stan

- Advertisement - Pfrasa_F
Foto : www.genpinews.com

Medan, Dinamika Online – Lebih dari 30 kabupaten dan kota memeriahkan gelaran Pekan Raya Sumatera Utara (PRSU) yang dimulai sejak tanggal 16 Maret – 16 April, diantaranya kabupaten Nias Barat. Meski belum mendapat lahan paviliun, kabupaten Nias Barat tetap berpartisipasi mengenalkan pariwisata dan kearifan budayanya dengan mendirikan stan, Kamis, (29/3).

Kabupaten Nias Barat tergolong masih baru dalam gelaran PRSU, mereka baru mulai mengenalkan daerahnya sejak PRSU ke-45 tahun 2016 lalu. “Sebenarnya kota Gunung Sitoli, kabupaten Nias Utara, dan kabupaten Nias Barat telah mengajukan permintaan lahan paviliun pada 2017, tapi kami belum mendapat lahan yang pas tahun ini,” jelas Necis Deli selaku penjaga stan kabupaten Nias Barat.

Stan Kabupaten Nias Barat mengenalkan sektor pariwisata kepulauan. Salah satunya ialah Pulau Asu yang terletak di wilayah kecamatan Sirombu, Nias Barat. “Kami ingin memperkenalkan pulau Asu karena pulau ini adalah pulau yang paling diminati turis luar negeri, dipulau ini kita bisa berselancar, snorkling, dan diving,” tambah Necis.

Selain Pulau Asu, stan tersebut juga mengenalkan kearifan budaya lokalnya seperti rumah adat Omo Hada, pakaian adat Oholu dan Oroba Sioli, kerajinan anyam tempat kapur sirih, Bola Nafo, tarian Folaya Saembu (tari suka cita), dan tarian Moyo (tari lemah lembut).

Reporter : Anisa Rizwani dan Siska Ramayani Damanik

Editor      : Nanda septian

- Advertisement -

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Share article

Latest articles