
Medan, Dinamika Online—Subholding Pelindo Multi Terminal (SPMT) mengundang seorang influencer, Sonu Paii (Karbol) sebagai pemateri Personal Branding di kegiatan Pelindo Youth Community (PYC) 2024. Kegiatan ini dilaksanakan di Kantor Pusat SPMT, Belawan, pada Selasa, 5 Maret 2024.
Sonu Paii mengatakan bahwa action dan percaya diri itu penting. Jika tidak ada alat-alat yang bisa membantu untuk menjadi konten kreator, maka gunakanlah apa yang ada seperti handphone.
Baca Juga: AL Prodi MPI S-2 FITK, Pemakai Gedung SBSN Kembali Kuliah Daring
“Pada tahun 2021 lalu, perekonomian sangat sulit, akibatnya stres dan kebingungan untuk berbuat sesuatu. Kemudian, ketika Mak Beti menjadi konten kreator, saya terpikir untuk melakukannya juga, sehingga dari posisi tersebut kita dapat membuat konten yang berbeda dari orang lain, serta ada harga jual dari konten yang kita buat sendiri,” katanya.
Ia juga menambahkan, melawan rasa malas terhadap diri sendiri bukanlah hal yang mudah. Solusinya untuk melawan rasa malas tersebut yaitu memikirkan masa depan dengan berproses pada diri kita sendiri.
“Berusahalah untuk menjadi diri kita sendiri, apalagi pada saat ini kita membutuhkan proses untuk terus maju dan bangkit agar bisa sukses. Jadi, kembali pada diri kita sendiri, bagaimana cara kita mengubah, menyikapi, dan juga menjalankannya, karena pada saat ini semua hal sudah diberikan kemudahan,” tambahnya.
Rahel, seorang Mahasiswi Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara (UMSU) mengatakan bahwa kegiatan seminar ini sangat bermanfaat. Banyak hal yang diperoleh dari kegiatan tersebut. Selain sharing dan membuat konten, menurutnya juga ada lika-liku menjadi konten kreator tersebut.
“Menurut saya seminar seperti ini sangat penting untuk kita, terutama mahasiswa dan Generasi Z. Seiring dengan berkembangnya zaman di era digitalisasi, pembuatan konten dan bermedia sosial itu sangat penting serta melekat dengan kegiatan sehari-hari,” ujarnya.
Baca Juga: Tingkatkan Kepenulisan, HMJ SPI Adakan Pelatihan Penulisan Karya Ilmiah
Reporter : Nayla Fithra
Editor : Aqlia Matslina Fattah

