Demo Aksi Kamisan, Tuntut Penyelesaian Kasus Pelanggaran HAM di Sumut

- Advertisement - Pfrasa_F
(Kamerawan: Muhammad Fauzan Barokah)

Medan, Dinamika Online–Aksi Kamisan yang dilakukan oleh sejumlah komunitas, lembaga, masyarakat, dan juga mahasiswa terjadi di depan Pos Bloc, Jalan Pos No.1, Kesawan, Medan, pada Kamis 21 Agustus 2025. Aksi Kamisan minggu ini mengambil tema “80 Tahun Merdeka, Apakah Memang Benar Merdeka?” dengan menghadirkan beberapa tuntutan pada bidang Hak Asasi Manusia (HAM).

Koordinator aksi bernama Aulia Rahman, menjelaskan alasan tema itu diambil sebagai bentuk ketidakpuasan mereka terhadap kinerja pemerintah dalam mengatasi masalah HAM. Menurutnya, pemerintah tidak serius dalam menyelesaikan masalah HAM.

Baca Juga: Pemkab Kuantan Siangingi Adakan Festival Pacu Jalur Tradisional 2025

“Mengambil tema ini tujuannya adalah sebagai refleksi untuk kita semua, bahwasanya demokrasi HAM, persoalan kewajiban negara terhadap kita-kita ini tidak benar-benar dilakukan oleh pemerintah,” jelasnya.

Lebih lanjut, mereka menuntut keadilan di Sumatra Utara (Sumut) terkait kasus penembakan terhadap seorang anak yang dilakukan oleh TNI, justru hanya dihukum 2,6 tahun penjara dan tidak dikenakan pasal pembunuhan. Kemudian, kejadian sebelum tanggal 17 Agustus, mereka harus berselisih dengan mempertahankan tanah adat yang dirampas paksa oleh Perseroan Terbatas (PT) Toba Pulp Lestari (TPL).

“Selain itu, kami menuntut keadilan di Sumut seperti kasus penembakan seorang anak yang dilakukan oleh TNI, justru hanya dihukum 2,6 tahun penjara dan tidak dikenakan pasal pembunuhan. Kemudian, ada kejadian yang baru terjadi sebelum 17 Agustus, masyarakat Natinggir harus berselisih dengan mempertahankan tanah adat yang dirampas paksa oleh PT TPL,” ucapnya.

Terakhir, Aulia memberikan pesan bahwa mereka akan terus menanti keadilan terhadap kasus HAM yang terjadi di Sumatra Utara, khususnya pada kasus pelanggaran HAM seperti perampasan wilayah secara paksa, dan lainnya.

“Kami masih menantikan keadilan demokrasi dan HAM untuk dituntaskan, khusunya kasus-kasus pelanggaran HAM yang tidak kunjung diberikan keadilan, terlebih di daerah Sumut dengan pelanggaran HAM seperti di kawasan Padang Halaban yang mempertahankan wilayahnya,” ujarnya.

Di sisi lain, Eric Salim, sebagai salah satu peserta, berharap Aksi Kamisan ini selalu dilakukan dan terus berjalan, serta membawa tema menarik pada kegiatan berikutnya.

“Semoga Aksi Kamisan ini selalu dilakukan dan terus berjalan. Seperti yang kita tahu, Aksi Kamisan ini selalu membawa tema menarik, seperti halnya hari peringatan kemerdekaan Indonesia yang dilakukan setiap tahunnya. Namun, sila kelima tidak terealisasi dengan baik, seperti masih banyak kemiskinan dan kezaliman di dalamnya,” harapnya.

Baca Juga: Dorong Literasi Keuangan, LPS Gelar Financial Event di Medan

Reporter: Muhammad Fauzan Barokah dan Nayla Fithra

Editor: Safna Dawita

- Advertisement -

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Share article

Latest articles