Kasus Covid-19 Kembali Naik, PT KAI Pastikan Operasi KA Sesuai Prokes

- Advertisement - Pfrasa_F
(Foto: Internet www.kai.id)

Medan, Dinamika Online–PT Kereta Api Indonesia Persero (KAI) tetap mengoperasikan kereta api sesuai dengan ketentuan dari pemerintah di tengah kembali naiknya angka Covid-19. Siaran pers tersebut disiarkan di laman resmi www.kai.id yang menyatakan bahwa KAI mengoperasikan kereta api sesuai dengan aturan protokol kesehatan (prokes) pada Minggu, 6 Februari 2022. 

Joni Martinus selaku VP Public Relation KAI menyampaikan bahwa KAI akan tetap memberikan pelayanan terbaik untuk penumpang walaupun di situasi pandemi Covid-19 yang kembali meningkat. “KAI tetap memberikan pelayanan yang terbaik bagi masyarakat yang membutuhkan konektivitas melalui transportasi kereta api dengan tetap menerapkan disiplin prokes secara ketat,” katanya.

KAI memastikan pelanggan yang naik KAI memenuhi Surat Edaran (SE) Kementerian Perhubungan Nomor 197 tahun 2021. Hal tersebut sesuai dengan ungkapan Joni selaku VP Public Relation KAI. “KAI memastikan pelanggan yang naik kereta api adalah pelanggan yang kondisinya sehat dan melengkapi persyaratan. Bagi pelanggan yang tidak memenuhi persyaratan akan ditolak untuk naik kereta api,” ungkap.

Ia juga memastikan bahwa seluruh pegawai KAI telah melakukan vaksinasi booster. “Seluruh pegawai KAI telah di vaksin dua kali dengan tujuan untuk melindungi para pegawai dan pelanggan. KAI juga sudah mulai melakukan vaksinasi booster bagi pegawai sebagai upaya untuk memperkuat perlindungan dari Covid-19 termasuk varian Omicron,” tambahnya.

Salah satu penumpang KAI mengaku prokes di dalam kereta api masih terjaga. “Prokes penumpang masih terjaga, sebelum masuk kereta api, penumpang dicek suhu, cek tiket dan sertifikat vaksin. Petugas juga kerap kali mengingatkan penumpang untuk memakai masker,” sebut Syilmi Wildani Lubis.

Berbeda dengan Putri Firyal Ariqah Nasution yang juga salah satu penumpang KAI. Ia menyebutkan bahwa saat ini prokes di KAI sudah mulai tidak ketat. “Menurut saya prokesnya sudah mulai berkurang. Misalnya KAI rute Medan–Binjai, ketika pengecekan suhu tidak dijaga satpam, melainkan langsung cek sendiri di alatnya. Bahkan ada yang mengabaikan saja karena tak terlihat satpam dan juga penumpang jarang peduli untuk mencuci tangan atau menggunakan penyanitasi tangan,” sebutnya.

Reporter : Aulia Ramadani Pane dan Widia Usada

Editor      : Adelini Siagian

- Advertisement -

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Share article

Latest articles