
Medan, Dinamika Online—Keluarga Mahasiswa Islam Karawang (KMIK) Jakarta mengadakan Workshop Enterpreneurship (WOKESHIP) dengan mengangkat tema “Menjadi Enterpreneur Muda Sukses Pasca Pandemi”. Kegiatan ini dilakukan secara daring melalui aplikasi Zoom pada Sabtu, 16 Juli 2022 pukul 08.00 WIB.
KMIK Jakarta menghadirkan tiga pemateri yang mempunyai sepak terjang di bidang bisnis dan wirausaha yaitu Waro Sufi Alkarim (Owner Sufi Beauty Care), Irfan Ilmi (Founder Irhans & Gensantri.com) dan sedang menjabat sebagai Direktur PT. Rubiya Digital Inovasi, serta Delsi Aulia (Owner Rumah Masker).
Pada sub tema “Adaptasi dan Strategi Bisnis Pasca Pandemi”, Irfan mengatakan seorang enterpreneur harus berani untuk shifting, dan mempelajari perubahan konsumen. “Dalam menghadapi bisnis di masa pandemi, seorang entrepreneur harus berani untuk shifting, mempelajari perubahan konsumen, dan membuat produk lebih inovatif dan kreatif. Pandemi menyebabkan perubahan perilaku konsumen, sehingga para entrepreneur harus memahami pola tersebut untuk tetap bertahan di masa pandemi,” katanya.
Irfan juga menambahkan bahwa bisnis bukan hanya tentang kompetisi, melainkan juga kolaborasi. “Contohnya Zenius sendiri berfokus ke bimbel daring, namun setelah pasca pandemi, konsumen lebih mengutamakan bimbel luring. Akhirnya Zenius berkolaborasi dengan lembaga Primagama. Ini strategi yang bisa diikuti dengan mengganti model bisnis atau berkolaborasi dengan bisnis lain. Sehingga bisnis bukan hanya tentang kompetisi melainkan juga kolaborasi,” tambahnya.
Sufi menjelaskan bahwa menjadi mahasiswa bukan berarti tidak bisa untuk memulai usaha sendiri, “Menjadi mahasiswa bukan berarti kita tidak dapat mulai usaha sendiri. Saya membangun usaha Beauty Sufi Care sejak mahasiswa. Memasarkan produk dengan memulai banyak relasi, namun diawali dengan branding diri. Kita butuh relasi untuk customer base dan pelanggan setia karena kita perlu orang lain untuk memasarkan produk kita. Dengan adanya branding, orang-orang akan lebih mengenal produk kita,” jelasnya.
Reporter : Irma Yanti Lubis dan Annisa Aulia Rahmi
Editor : Annisa

