Komunitas BMI Ajak Aktivis Kampus Cegah LGBT

- Advertisement - Pfrasa_F
Foto : Putri Chairunnisa

Medan, Dinamika Online – Dalam forum diskusi publik, Back to Muslim Identity Community (BMI) mengajak seluruh aktivis kampus se-Sumatera Utara untuk mengulas kembali  perebahan virus Lesbian, Gay, Biseksual, dan Transgender (LGBT) terhadap lapisan masyarakat. Kegiatan berlangsung di Garuda Citra Hotel, Jalan Sisingamangaraja, Minggu (18/3).

Feronika salah satu pemateri diskusi  mengatakan bahwa, LGBT salah satu bentuk politik liberalisme dan kapitalisme yang dipelopori Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB). “Tidak hanya dukungan moril yang diberikan oleh PBB, bahkan dana sebesar 108 miliar telah didonasikan sebagai bentuk bantuan terhadap golongan LGBT yang ada di Indonesia,” ujarnya.

Sebagai negara mayoritas muslim tentu, Indonesia harus menolak keras paham LGBT yang dapat merusak generasi bangsa. Menurut Khairunnisa sebagi pemateri kedua, penegakan syariat islam adalah cara terbaik memberantas virus LGBT. “Benang merah dari LGBT adalah kebebasan yang berlandaskan demokrasi sekularis yang membatasi campur tangan agama dengan segala aspek kehidupan,” paparnya.

Hijrah selaku ketua panitia acara mengatakan, dengan diselenggarakannya kegiatan ini panitia dapat membantu aktivis kampus dalam pencegahan penyebaran LGBT di wilayah Sumatera Utara. “Kami ingin menyadarkan akan bahaya LGBT, dan berharap para aktivis kampus dapat menekan populasi LGBT yang semakin meningkat,” pungkasnya.

Reporter : Widia Astuti dan Fatimah Lubis

Editor      : Iin Prasetyo

- Advertisement -

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Share article

Latest articles