
Medan, Dinamika Online—Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) mengadakan Talk Show dan Official Launch Konferensi Penyiaran 2023 dengan mengusung tema “Tantangan Pasca Digitalisasi Penyiaran Indonesia.” Kegiatan ini diadakan pada Jumat, 10 Februari 2023 di Aula Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) USU.
Acara ini dihadiri oleh Dra. Mazdalifah M. Si., Ph.D. selaku Ketua Program Studi Ilmu Komunikasi, Dr. Hatta Ridho, S.Sos., MSP. selaku Dekan FISIP USU serta Mohamad Reza selaku Komisioner KPI Pusat, dan 119 peserta.
Yovita S. Sitepu, S.Sos., M. Si. selaku Sekretaris Prodi Ilmu Komunikasi mengungkapkan rasa syukur atas terselenggaranya acara ini serta memberikan harapan terhadap penyiaran di Indonesia. “Kami bersyukur dapat menggelar acara ini, semoga penyiaran di Indonesia dapat Sehat, Hebat, dan Bermartabat (SAHABAT) sesuai tagline kita,” ungkapnya.
Hatta Ridho, dalam sambutannya menuturkan bahwa diigitalisasi bernilai lebih pada pembelajaran serta ia berharap kepada Pemprovsu agar dapat mendukung acara ini dalam rangka konferensi penyiaran. “Digitalisasi ialah hal yang menjadi nilai tambah pada pembelajaran. Semoga Pemprovsu mendukung semua rangkaian acara ini yang nantinya akan diadakan sekitar bulan Juli. Kita harus mendukung tahap demi tahap untuk berita yang akurat agar tidak merugi. Terima kasih kepada KPI telah bermitra dengan FISIP USU,” tuturnya.
Pada sambutan sekaligus pembukaan Konferensi Penyiaran 2023, Mohamad Reza menyampaikan bahwa konferensi penting untuk menyelesaikan masalah, dan menegaskan bahwa digitalisasi penyiaran tidak ada kaitannya dengan internet. “Konferensi penyiaran ini adalah suatu hal yg penting, contoh konferensi ketika seseorang ada masalah maka kita harus mendiskusikan solusi dari permasalahannya. Perlu kita ingat, digital penyiaran tidak ada hubungannya dengan internet,” tegasnya.
Lebih lanjut, ia berharap ke depannya masalah penyiaran diurus oleh pihak yang bersangkutan. “Harus mengikuti digitalisasi yang semakin canggih. Saya berharap kita harus membicarakan masalah penyiaran pada konferensi penyiaran di bulan Juli mendatang. Penyiaran diurus oleh Kementrian Komunikasi dan Informatika (KOMINFO) dan KPI. KOMINFO mengurus dua hal yaitu administrasi dan teknis, sedangkan KPI mengurus isi penyiaran dan mengawasi permasalahan. Karena pers yang akan mengoreksi kita semua,” harapnya
Reporter : Aghna Zainina dan Ardy Akbar Pratama
Editor : Nisrina Ardra Hafizha

