Langsungkan Program KIIS, Itjen Kemenag RI Bahas ASN Solutif

- Advertisement - Pfrasa_F
(Kamerawan: Ika Gita Saputri)

Medan, Dinamika Online–Inspektorat Jenderal (Itjen) Kementerian Agama Republik Indonesia (Kemenag RI) melangsungkan program KIIS (Kreatif Inspiratif Inovatif dan Solutif) dengan mengusung tema, “ASN, integritas dan Komitmen Program-Program Pencegahan Anti Korupsi”. Acara ini berlangsung pada Rabu, 3 November 2021 secara daring via Zoom dan melalui kanal YouTube Itjen Kemenag. 

Acara ini menghadirkan tiga narasumber, yaitu Prof. Dr. Syahrin Harahap, M.A. selaku Rektor UIN Sumut, Dr. Impun Siregar, M.A. selaku Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Medan, dan Hanif selaku Kepala SPI UIN Raden Intan Lampung. 

Prof. Dr.Syahrin Harahap, M.A. menyampaikan bahwa ada tiga problema ASN saat ini. “Yang pertama, lunturnya jiwa abdi negara akibat pragmatis dan materialis. Kedua, kurangnya kapasitas dan menurunnya integritas, dan yang terakhir, lunturnya kepercayaan terhadap ASN yang  menyebabkan banyak pekerjaan yang dipercayakan kepada yang bukan ASN,” ujarnya.

Lebih lanjut, Syahrin menyampaikan tentang apa itu ASN solutif. “ASN solutif adalah ASN  yang memiliki kapasitas, integritas. Kuat dan dipercaya serta menganggap bahwa tugasnya bukan hanya diberikan oleh kantor tapi itu adalah mandatori dari Allah dan Rasulnya bahwa dia dipercaya untuk membuat bangsanya akan lebih baik dari waktu ke waktu,” sambungnya.

Beralih ke Dr. Impun Siregar, ia menyampaikan bahwa ASN harus menghindari gratifikasi dan korupsi. “ASN harus terhindar dari gratifikasi korupsi dan harus memiliki sembilan nilai anti korupsi yaitu jujur, peduli, mandiri, disiplin, tanggung jawab, kerja keras, kesederhanaan, keberanian dan adil,” sebutnya.

Reporter : Amalina Firdaus dan Tri Pujiati Panggabean

Editor      : Amelia Pratiwi

- Advertisement -

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Share article

Latest articles