Lembaga Bantuan Hukum Medan Langsungkan Peluncuran CATAHU 2023

- Advertisement - Pfrasa_F
(Foto: Dok. Dinamika)

Medan, Dinamika Online–Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Medan melangsungkan peluncuran Catatan Akhir Tahunan (CATAHU) tahun 2023. Kegiatan yang mengusung tema, “Karut Marut Penegakan Hukum, HAM, dan Demokrasi Sumatra Utara” ini dilaksanakan pada Jumat, 29 Desember 2023 di Kantor LBH Medan, Jl. Hindu No. 12, Kota Medan. 

CATAHU LBH Medan 2023 berisi 31 kasus permasalahan terkait potret penegakan hukum dan Hak Asasi Manusia (HAM) di Sumatra Utara (Sumut). Di antaranya, kasus Perdata & Penyelesaian Hubungan Industrial sebanyak 14 kasus. Kemudian, bidang pidana sebanyak 11 kasus, hingga kekerasan berbasis gender dan seksual sebanyak 6 kasus. 

Keumala Dewi, S. Sos. selaku Direktur Eksekutif Yayasan Pendidikan Khusus Profesi Advokat (PKPA) mengatakan bahwa kegiatan CATAHU ini bukan menjadi catatan akhir tahun, melainkan catatan buka tahun, mulai dari kuantitas, kualitas pembandingannya menjadi tahap untuk melihat bagaimana bisa memastikan akses pelayanan kasus, hingga menganalisis sistem yang lemah, dan menetapkan kebijakan yang belum ada.

Baca Juga: FDK UIN SU dan Dinas Ketenagakerjaan Provsu Tandatangani MoA Kerja Sama

“Ke depannya CATAHU ini tidak menjadi catatan akhir tahun, tetapi menjadi catatan buka tahun. Mulai dari kuantitas, kualitas pembandingannya menjadi tahap untuk melihat bagaimana kita bisa memastikan akses pelayanan kasus, hingga menganalisa apa saja sistem yang lemah, dan jika ternyata belum ada kebijakan, maka kebijakan tersebut bisa ditekankan. Kami siap bersama LBH Medan untuk sama-sama melakukan analisa, diskusi, serta mendorong kebijakan-kebijakan yang belum ada tersebut,” katanya.

Selain itu, peluncuran ini dibawakan langsung oleh Direktur LBH Medan, Irvan Saputra, S.H., M.H., ia mengungkapkan rasa terima kasihnya kepada para pihak undangan yang telah hadir dan memberikan masukan dalam diskusi ini. 

“Kami sangat berterima kasih kepada para undangan dan peserta yang telah hadir dalam kegiatan ini. LBH Medan membutuhkan semangat berupa saran dan kritik, bukan pujian tetapi hal yang paling diharapkan adalah kritikan, karena dari kritikan tersebut bisa menjadikan kami untuk semangat menjadi lembaga yang senantiasa berintegritas, menjadi lembaga yang terus memberikan pelayanan bantuan khususnya untuk masyarakat miskin,” ungkapnya.

Beralih pada pandangan mahasiswa yang hadir, Hafiz Antassalam berharap LBH Medan bisa terus menjalankan undang-undang bantuan hukum dengan baik, mengadvokasi beragam kebijakan, serta mengedukasi masyarakat dan senantiasa memberikan bantuan hukum khususnya pada golongan masyarakat kurang mampu.

“Harapannya, LBH Medan terus mampu menjalankan undang-undang bantuan hukum dengan baik, serta menjadi lembaga yang dapat mengadvokasi beragam kebijakan dan mengedukasi masyarakat, juga LBH Medan bisa terus memberikan bantuan hukum khususnya bagi golongan masyarakat yang kurang mampu,” harapnya.

Baca Juga: FST UIN SU Rencanakan Buka Prodi S-2 dan Akreditasi Internasional

Reporter : Annisa

Editor     : Kauria Rawia

- Advertisement -

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Share article

Latest articles