
Medan, Dinamika Online–Mahasiswa Seni Rupa kelas A dan D Stambuk 2021 Universitas Negeri Medan (Unimed) melangsungkan pameran seni, dengan mengangkat tema “Menjaga Bara, Back To The Real Culture”. Acara ini dilaksanakan pada Sabtu–Minggu, 1–2 Juni 2024 di Pos Bloc Medan.
Baca Juga: Kolaborasi dengan Gramedia, Medan Book Party Adakan Nusa Membaca
Dengan menargetkan kalangan umum dan 1000 mahasiswa, pameran ini menampilkan 41 karya lukisan yang dibuat oleh para mahasiswa seni rupa tersebut. Tidak hanya lukisan, pameran ini juga diisi dengan Gelar Wicara, Action Painting, dan Musikan.
Mukhriza Pratama, selaku ketua panitia pameran mengatakan alasan mereka mengangkat tema tersebut untuk menjaga budaya-budaya Sumatra Utara, agar tidak hilang dari kalangan remaja zaman sekarang.
“Kami mengangkat kultur Sumatra Utara, kembali menjaga bara, menjaga kembali budaya-budaya Sumatra Utara agar tidak hilang dari kalangan remaja zaman sekarang,” katanya.
Lebih lanjut, Mukhriza berharap agar para pengunjung lebih mengenal karya-karya yang dipajang, tidak hanya sekadar dinikmati saja.
“Harapan saya kepada para pengunjung agar dapat lebih mengenal karya-karya yang dipajang. Tidak hanya dinikmati saja, tetapi dihayati dan dihargai sebagai simbolik budaya masyarakat Sumatra Utara,” harapnya.
Di sisi lain, Dhafia Ashara selaku pengunjung mengungkapkan alasan ia tertarik dan berkunjung ke pameran ini karena diadakan di Pos Bloc.
“Saya tertarik menghadiri pameran ini karena lokasinya dekat dari rumah saya, di sini bisa sekalian makan karena ada foodcourt-nya. Pos Bloc ini juga udah strategis, sih, menurut saya. Orang Medan pasti sudah tahu dengan tempat ini,” ungkapnya.
Lebih lanjut, Dhafia memberikan tanggapannya terhadap pameran seni tersebut. Menurutnya pamerannya bagus, panitianya juga murah senyum.
“Pamerannya keren, aesthetic, dan panitianya murah senyum. Karya mereka juga bagus semuanya. Jadi spot foto juga buat para pengunjung,” ucapnya.
Baca Juga: Perkuat Kuliner Indonesia, BUMN Gelar Jelajah Kuliner Nusantara
Reporter : Syifa Diah Puspita
Editor : Syahda Khairunnisa

