
Medan, Dinamika Online-Pelaksanaan Final Olimpiade Agama, Sains, dan Riset (OASE) 2023 akan dilaksanakan pada 14–17 Juni di Jakarta. Menyambut kegiatan nasional tersebut, Dr. Muhammad Rifa’i, M.Pd. selaku ketua panitia UIN SU membeberkan serangkaian persiapan yang sudah dilakukan UIN SU.
Beliau mengatakan pelaksanaan tahun ini dilakukan dengan dua tahap, di mana tahap pertama babak penyisihan dan babak kedua adalah final. Pada babak penyisihan, semua cabang lomba dilakukan secara daring dan melalui tiga sistem.
Baca Juga: FIS UIN SU Hadirkan Pemateri Lulusan Australia dalam Seminar Public Lecture
“Pertama, Computer Based Test (CBT) yaitu dengan lima lomba cabang sains, di antaranya lomba Fisika, Matematika, Kimia, dan lain-lain. Kedua, ada sistem upload file atau hasil karya seperti inovasi, dan terakhir ada sistem zoom seperti lomba debat. Kemudian, melalui ketiga sistem babak penyisihan ini akan diambil beberapa kategori oleh panitia,” katanya.
Lebih lanjut, ia berharap UIN SU dapat mempertahankan reputasi dengan pencapaian yang optimal meskipun waktunya terbatas. Ia memohon doa agar para kontingen mendapatkan yang terbaik.
“Kita harus menjaga nama besar UIN SU dan memberikan hasil yang terbaik. Meskipun dengan waktu yang sangat singkat, tetapi saya yakin bahwa para mahasiswa yang sedang berjuang ini benar-benar serius. Maka dari itu kita juga harus banyak-banyak berdoa agar mendapatkan yang terbaik,” harapnya.
Indra, salah satu peserta lomba OASE cabang sains menyampaikan kesiapannya dalam membawa nama UIN SU, serta berharap menjadi juara dan dapat mengharumkan nama UIN SU di kancah Nasional.
“Alhamdulilah, untuk persiapan saat ini berjalan dengan lancar tanpa ada kendala. Saya meminta doa kepada semua teman-teman agar kontingen dari UIN SU dapat menjuarai beberapa cabang lomba di OASE ini kemudian mengharumkan nama baik UIN SU di kancah Nasional,” ujarnya.
Baca Juga: UIN SU Batal Jadi Tuan Rumah OASE, Ini Tanggapan WR III
Reporter: Cici Hardiyanti dan Khairunisa Harani Harahap
Editor: Kauria Rawia

