UIN SU Batal Jadi Tuan Rumah OASE, Ini Tanggapan WR III

- Advertisement - Pfrasa_F
(Foto: Dok. Dinamika)

Medan, Dinamika Online–UIN SU batal menjadi tuan rumah Olimpiade Agama, Sains, dan Riset (OASE) 2023. Hal ini seperti yang disampaikan oleh Dr. Nispul Khoiri M.Ag. selaku Wakil Rektor (WR) III pada Jumat, 11 Mei 2023 saat diwawancarai secara langsung di ruangannya.

Beliau mengatakan bahwa UIN SU tidak bisa menjadi tuan rumah kegiatan tersebut meskipun telah ditunjuk sebelumnya. Alasan tersebut berkaitan dengan masa transisi yang sedang dijalani. Selain itu, dikarenakan pemilihan rektor baru yang dilakukan pada 9 Mei lalu. 

Baca Juga: Fakultas di UIN SU Langsungkan Musabaqah Tilawatil Qur’an

“Memang kita yang ditunjuk sebagai tuan rumah, tetapi karena kita masih di masa transisi, jadi tidak memungkinkan. Dalam hal ini ada dua yang harus kita persiapkan. Pertama, kita harus menyiapkan diri sebagai tuan rumah. Kedua, kita harus menyiapkan kontingen, sedangkan, pemilihan rektor baru dilakukan beberapa hari lalu, maka dari itu pusat melihat kita belum bisa,” katanya.

Lebih lanjut, Nispul juga menjelaskan bahwa para Wakil Dekan (WD) III dilibatkan untuk mengidentifikasi dan mengeksplorasi mahasiswa berprestasi setiap fakultas. Tidak bisa lagi membuka seleksi terbuka karena waktu yang terbatas.

“Ini bukan keinginan kita, tetapi keinginan pusat. Tiga kegiatan nasional itu diburu untuk selesai bulan Juli dalam rangka penyerapan anggaran. Pekan Kreatifitas Mahasiswa (PKM) dilaksanakan bulan enam, Bumi Perkemahan (BUM) Perkemahan bulan lima ini dan kemungkinan nanti OASE bulan tujuh,” jelasnya.

Ketua Umum Mahasiswa Berprestasi (Mawapres), Harjo Santoso saat diwawancarai melalui pesan WhatsApp pada Minggu, 14 Mei 2023 turut menyampaikan perasaan kecewanya terkait gagalnya UIN SU. Ia juga menyoroti pentingnya proses pertukaran budaya dan informasi dalam kegiatan tersebut dan berharap seluruh kontingen dapat difasilitasi dengan baik.

“Saya kecewa karena sudah dari dua tahun lalu kita mendapat kabar. Pengalaman saya yang mengikuti kegiatan serupa, ada proses pertukaran budaya dan informasi. Akan tetapi, kita gagal menjadi wadah pertukaran tersebut, padahal banyak peluang yang bisa kita dapatkan. Semoga kontingen-kontingen kita difasilitasi oleh pihak UIN SU, sembari belajar bagaimana pelaksanaan kegiatan sejenis diadakan Perguruan Tinggi Keagamaan Islam (PTKI) lain sehingga ketika ditunjuk menjadi tuan rumah sudah siap 100 persen,” ujarnya.

Baca Juga: MSQ FDK Adakan Seleksi, Dua Regu Saling Beradu

Reporter : Khairunisa Harani Harahap dan Sofia Ranti Tumangger

Editor     : Adelini Siagian 

- Advertisement -

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Share article

Latest articles