Perkuat Eksistensi HAM Melalui Jurnalisme

- Advertisement - Pfrasa_F

Medan, Dinamika Online – Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Sumut kembali menggelar pendidikan pers dengan tema “Jurnalisme Berbasis HAM”. Bertempat di kantor PWI Sumut gedung Parada Harahap, acara dihadiri oleh 35 peserta mewakili elemen pers umum dan mahasiswa se-kota Medan (21/11).

Ketua PWI Sumut, Drs. Muhammad Syahrir dalam sambutannya mengatakan, “Keberadaan pers mulai tergerus perkembangan zaman. Pers harus kembali memperkuat perannya dalam kondisi sosial kemasyarakatan, termasuk dalam kesadaran untuk menghormati HAM,” ujar Syahrir.

Hadir dalam acara ini staf pengajar Departemen Ilmu Komunikasi FISIP USU Dr. Iskandar Zulkarnain, M.Si. Dalam pemaparannya ia menyebutkan bahwa media harus mengedepankan etika dan moralitas dalam proses jurnalistik. “Media harus mengedepankan etika dan moralitas dalam menjalankan fungsinya karena aktivitas media juga diawasi oleh hukum. Kita tentu tidak menginginkan media sebagai aset informasi masyarakat tersangkut permasalahan hukum. Media juga harus memperhatikan aturan main, rule of conduct,” papar Iskandar dalam materi yang ia sampaikan.

Sesi kedua diisi oleh Majda el-Muhtaj Kepala Pusat Studi HAM Universitas Negeri Medan. Dalam materinya, ia menyebutkan peran strategis media dalam penegakan HAM, “Jurnalis adalah pembela HAM. Peran pers yang fokus dalam pengkajian HAM akan memperkuat kesadaran dan penghormatan terhadap hak asasi manusia,” ucapnya.

Sebagai penutup turut menyampaikan materinya War Djamil, S.H. Kepala Lembaga Diklat PWI Sumut yang juga merupakan Sekretaris Redaksi Harian Analisa. Menurutnya, kebebasan yang dimiliki awak pers bukanlah segala-galanya. Kebebasan pers tidak mutlak seribu persen. Pers harus benar-benar memahami keberadaan HAM sebagai hak dasar semua orang. Bukan hanya menelurkan pemberitaan dengan pola klasik yakni menguak fenomena dengan kesan menarik dan bombastis tanpa mempertimbangkan pihak-pihak yang mungkin dirugikan,” tutup War Djamil.

Reporter         : M. Zuchri Nasuha Lubis dan Zulfikar Syahputra

Editor              : Rahmi Irada Lubis

 

- Advertisement -

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Share article

Latest articles