
Perusahaan Listrik Negara (PLN) Unit Induk Distribusi (UID) Sumatra Utara memberikan pelatihan kepada 20 orang Perempuan Kota Medan. Kegiatan ini bertujuan untuk mendapatkan kemampuan di bidang industri pakaian melalui Pelatihan Terampil Menjahit. Pelatihan yang dilaksanakan sejak Juli 2023 ini berakhir pada Kamis, 9 November 2023.
Pelatihan Terampil Menjahit yang diberikan oleh PLN UID Sumatra Utara bersama Baitulmaal Muamalat Sumatra Utara memberikan dampak positif kepada tiap peserta, mulai dari bisa menggunakan alat jahit, menghasilkan karya, sekaligus menambah pendapatan.
“Sejak awal bergabung di pelatihan ini saya pribadi tidak pernah tahu bagaimana cara menggunakan mesin jahit, bahkan bisa dibilang saya mulai dari nol. Dari tidak tahu apa-apa hingga hari ini saya sudah bisa menghasilkan karya,” ungkap Mutia selaku peserta pelatihan.
Baca Juga: PLN Berikan Bantuan Mesin Pendingin Ikan untuk Nelayan Sibolga
Selain itu, pelatihan ini memberikan kemampuan baru, menjadikan peserta semangat untuk sampai tahap akhir pelatihan. Industri pakaian saat ini masih banyak peminatnya, tiap orang akan terus mencari gaya-gaya busana terbaru dan kemampuan menjahit akan selalu mendapat tempat di hati masyarakat.
“Pelatihan ini memberikan dampak yang sangat besar, awalnya saya hanya tahu bentuk mesin jahit saja. Saat ini saya sudah bisa menghasilkan karya yang luar biasa melalui mesin tersebut. Selain itu, saya juga sudah bisa menghasilkan uang dengan membuka jasa jahit untuk kalangan keluarga dan teman-teman dekat. Saya bertekad bahwa setelah mengikuti pelatihan ini, saya akan tetap berkecimpung di dunia fesyen dan bisa menghasilkan uang dari rumah sendiri,” tambah Juli.
Peserta Pelatihan Terampil Menjahit dapat mengembangkan kemampuannya setelah selesainya pelatihan. Huda Pratama selaku Manager Project Baitulmaal Muamalat berharap dengan berakhirnya pelatihan menjahit ini dapat memberikan dampak baik bagi peserta. Ilmu yang didapat bisa dikembangkan hingga menghasilkan merek sendiri.
“Harapan kami peserta bisa terus berkecimpung di dunia fesyen dan bisa menghasilkan karya. Selain itu, kami mendukung peserta yang ingin membuka usaha jahit atau bahkan membuat merek fesyen sendiri,” harapnya.
Dalam wawancara di tempat yang berbeda, General Manager PLN UID Sumatra Utara, Awaluddin Hafid menyampaikan dukungan penuh untuk program ini.
“PLN fokus pada pengembangan UMKM, apalagi industri fesyen memiliki banyak peminat. Nah, PLN mempunyai wadah sebagai media promosi untuk menjangkau pasar yang lebih luas. Nantinya setelah ada hasil produksi dari peserta pelatihan ini, bisa dilempar ke pasar Indonesia dan langsung bergabung di Lokapasar PLN, ya,” tuturnya.
Peserta dari kalangan ibu rumah tangga juga ikut serta pada pelatihan ini. Jolena Puspita, mengaku bersyukur dengan adanya pelatihan yang diadakan PLN UID. Melalui pelatihan ini ia sekarang sudah menerima pesanan jasa jahit walaupun dengan model yang sederhana. Berakhirnya pelatihan ini juga tidak membuat ia berhenti berkarya. Ke depannya ia akan lebih fokus melanjutkannya agar dapat menghasilkan uang.
“Selama mengikuti pelatihan saya sangat bersyukur bisa menjadi bagian dari peserta. Alhamdulillah sejauh ini saya sudah pernah menerima jasa jahit walaupun hanya dengan model sederhana. Setelah kegiatan ini selesai, saya akan lebih fokus untuk menghasilkan karya. Sebagai ibu rumah tangga, saya juga mau menghasilkan uang dari rumah sendiri,” ucap Jolena.
Baca Juga: Peserta Terampil Menjahit Binaan PLN UID Sumut Tampilkan Karya Sendiri
Reporter : Tri Pujiati Panggabean dan Fikri Afdillah Daulay
Editor : Nisrina Ardra Hafizha

