
Medan, Dinamika Online–Pembukaan 3rd International Indonesian Pencak Silat Open Championship 2025 resmi dibuka oleh Wakil Menteri Pemuda dan Olahraga (Wamenpora) Republik Indonesia (RI), Taufik Hidayat, pada Senin, 4 Agustus 2025, dan berlangsung di Gedung Serbaguna Pemerintah Provinsi Sumatra Utara (Pemprovsu).
Gubernur Sumatra Utara (Sumut), Muhammad Bobby Afif Nasution, mengapresiasi penyelenggara yang telah mempersiapkan acara ini sesuai dengan tujuannya. Ia juga berharap, semoga para atlet yang mengikuti pertandingan ini diberikan kesuksesan sehingga dapat memajukan pencak silat Indonesia.
Baca Juga: PADI Melalui PLA Bawakan Materi Tip Berkarir Menjadi ASN
“Kami mengapresiasi para penyelenggara yang sudah mempersiapkan acara sebesar ini. Semoga, tujuan dari acaranya ini nanti bisa tercapai. Dan untuk para atlet, mudah-mudahan 20–25 tahun ke depan bisa menjadi seperti kami para gubernur, menteri, atau wakil menteri sehingga nanti dapat memajukan pencak silat Indonesia,” tuturnya
Kemudian, Taufik Hidayat, dalam kata sambutannya juga mengatakan pencak silat merupakan wairsan budaya bangsa Indonesia, yang telah terkenal di berbagai negara. Walaupun pencak silat belum menjadi bagian dari cabang olahraga, tetapi pencak silat memiliki potensi dalam mengharumkan nama Indonesia.
“Pencak silat adalah warisan budaya bangsa Indonesia, yang telah menjadi olahraga dan sudah menyebar ke mancanegara. Namun, sampai saat ini pencak silat belum menjadi cabang olahraga dalam olimpiade. Pencak silat mempunyai potensi besar dalam mengharumkan nama Indonesia, baik dalam konteks prestasi maupun warisan seni budaya Indonesia,” katanya.
Wakil Ketua Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI), Laksamana Muda (Laksda) Tentara Nasional Indonesia (TNI) (Purn) Djayeng Tirto Soedarsono, turut memberikan sambutannya. Ia mengatakan bahwa kejuaraan pencak silat ini bukan sekadar memperoleh medali sebagai simbol kemenangan, tetapi semangat prestasi dengan sportif yang mengandung nilai luhur berupa silaturahmi berupa keindahan gerak badan.
“Kejuaraan ini bukan hanya sekadar medali sebagai simbol kemenangan, tetapi semangat prestasi dengan sportif dan mengandung nilai-nilai luhur berupa silaturahmi dan keindahan gerak badan. Kejuaraan ini, haruslah disikat bersama sebagai ajang meningkatkan persaudaraan sebagai bangsa Indonesia,” tuturnya.
Menanggapi hal ini, salah satu penonton acara pembukaan, Naurah Nazwa Athirah, Sekolah Menengah Kejuruan Negeri (SMKN) 6 Medan, mengungkapkan bahwa acara ini cukup seru, karena terdapat hiburan yang bagus dan keren. Ia berharap, semoga pencak silat lebih berkembang lebih bagus, dan bisa masuk ke perlombaan olimpiade.
“Menurut saya, acara ini bagus, seru, dan keren sehingga tidak bosan melihatnya. Harapannya, semoga pencak silat lebih berkembang lagi ke depannya, acara besok hari lebih bagus dari hari ini, dan bisa masuk ke perlombaan olimpiade,” harapnya.
Baca Juga: FJPI Sajikan Materi Bahaya Narkoba, Pemateri: Dampak Narkoba Sangat Beragam
Reporter: Khairussyifa Auliya
Editor: Kauria Rawia

