
Medan, Dinamika Online–Lembaga Pers Mahasiswa (LPM) Teropong Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara (UMSU) melangsungkan Seminar Nasional, dengan tema “Kebebasan Berekspresi di Era Digital, Dampak RUU Penyiaran Bagi Jurnalis dan Konten Kreator”. Seminar ini digelar pada Sabtu, 26 Oktober 2024 di Auditorium UMSU.
Baca Juga: Hari Kedua Aotake Matsuri USU 2024 Umumkan Pemenang Lomba
Seminar ini mengundang empat pemateri, yakni Anggia Ramadhan selaku Ketua Komisi Penyiaran Indonesia Daerah (KPID) Sumut, Rizal Rudi Surya selaku Wakil Pimpinan Redaksi I Harian Analisa, dan Jovial Da Lopez selaku Youtuber dan Kreator Konten. Dimoderatori oleh Nirwan Sukartara selaku Redaktur Harian Analisa.
Dekan Fakultas Hukum UMSU, Prof. Dr. Faisal, S.H., M.Hum. mengatakan bahwa ia merasa bangga dengan LPM Teropong dan mendukung penuh seminar ini, mengingat Indonesia adalah negara yang menjunjung tinggi kebebasan berkreasi.
“Saya bangga dengan UKM yang melaksanakan seminar seperti ini. Pastinya kami dari Fakultas Hukum mendukung kegiatan ini agar dapat dikupas tuntas terkait UU Penyiaran, mengingat Indonesia adalah negara yang menjunjung tinggi kebebasan berkreasi,” katanya.
Di sisi lain, Wakil Rektor (WR) III UMSU, Dr. Rudianto, M.Si. mengungkapkan bahwa Gen Z adalah pelaku dalam berkreasi, sehingga tidak bisa dibatasi dalam berkreasi. Rancangan Undang Undang (RUU) Penyiaran dianggap kontroversial karena mengganggu kebebasan Gen Z.
“Kenapa kemudian RUU penyiaran dianggap berkontroversi karena dianggap mengganggu kebebasan berekspresi, yang menjadi pelaku adalah Gen Z karena tidak bisa dikekang, justru harus diberi kebebasan karena mereka kreatif. Harapan saya kepada Jovial bisa menginspirasi Gen Z,” ungkapnya.
Kemudian, Agustianingsi selaku ketua panitia berharap nantinya melalui seminar ini dapat memberikan pengalaman yang bermanfaat kepada peserta. Dikarenakan adanya kebebasan berkreasi, seorang jurnalis dan konten kreator bisa berkreasi.
“Kami telah mempersiapkan acara dan berharap seminar ini dapat memberikan pengalaman yang bermanfaat bagi seluruh peserta, karena dari kebebasan ini para jurnalis dan para konten kreator bisa berkreasi,” harapnya.
Baca Juga: FIB USU Selenggarakan Festival Jepang Aotake Matsuri 2024
Reporter : Putri Khairunnisa Nabila dan Muhammad Syarif Alfarizy
Editor : Syahda Khairunnisa

