SNPMB Adakan Sosialisasi Daring tentang Mekanisme Pengisian PDSS

- Advertisement - Pfrasa_F
(Foto: Dok. Instagram @_snpmbbppp)

Medan, Dinamika Online–Seleksi Nasional Penerimaan Mahasiswa Baru (SNPMB) mengadakan sosialisasi mengenai mekanisme pengisian Pangkalan Data Sekolah dan Siswa (PDSS) 2024. Sosialisasi ini dilaksanakan melalui Zoom Meeting, siaran langsung Instagram @_snpmbbppp, dan YouTube @SNPMB BPPP pada Senin, 8 Januari 2023.

Adapun sosialisasi ini mengundang beberapa narasumber, di antaranya ialah Prof. Ganefri, Ph.D. yang merupakan Ketua Umum Tim Penanggung Jawab SNPMB, Prof. Titik Sri Tjahjandarie, Ph.D. sebagai Ketua Pelaksana SNPMB, dan Dr. Giza Satria Perdana, S.T., M.T. sebagai Koordinator SNPMB.

Dikarenakan masih banyak sekolah yang terlambat dalam mendaftar PDSS, banyak dari siswa yang berprestasi tidak dapat mengikuti SNBP. PDDS ini hanya bisa diikuti oleh sekolah yang mengikuti kurikulum nasional. Sementara bagi sekolah yang tidak menggunakan kurikulum nasional, bisa mengikuti jalur SNBT.

“Kami sangat menyayangkan, selama ini kesempatan yang kita berikan pada seluruh sekolah yang memang sudah mendaftar. Nah, tetapi ternyata tidak semua sekolah itu mem-follow up atau menjalani sampai pada final. Pada tahun 2023 saja itu tidak semua SMA, SMK, dan Madrasah yang mengisi PDSS sampai finalisasi,” ujar Titik Sri Tjahjandarie.

Titik kembali menegaskan kepada pengelola sekolah agar lebih memanfaatkan peluang yang diberikan, agar kemudian bisa dimanfaatkan oleh siswa-siswa yang berprestasi.

“Ini peluang yang kita berikan kepada seluruh sekolah untuk kemudian dimanfaatkan bagi siswa-siswa yang berprestasi. Apabila Bapak dan Ibu kemudian tidak memanfaatkannya, Bapak Ibu betul-betul kurang memperjuangkan siswa-siswa yang ada di sekolah. Ini menyangkut nasib anak bangsa, nasib siswa-siswa yang ada di sekolah kita,” tegasnya.

Selanjutnya Giza Satria menjelaskan mengenai langkah-langkah dalam pengisian PDSS. Ia menjelaskan bahwa hanya ada empat langkah dalam pengisian PDSS.

“Sebenarnya dari tahapannya itu hanya empat. Pertama adalah memeriksa data Sekolah bahwa data sudah benar. Langkah kedua, menentukan siswa eligible. Ketiga, menentukan kurikulum. Langkah keempat, memasukkan nilai siswa sesuai dengan kurikulum yang sudah ditentukan,” jelasnya.

Reporter : Rizkiani Fadhila

Editor      : Syahda Khairunnisa

- Advertisement -

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Share article

Latest articles