
Medan, Dinamika Online–Guna meningkatkan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM), Komunitas Inspirasi Malam (IM) melakukan Launching Universitas IM pada Sabtu, 23 Oktober 2021 pukul 20.00 WIB via Zoom. Kegiatan ini menghadirkan Dr. H. Sandiaga Salahudin Uno untuk membuka secara resmi Universitas IM serta dua pemateri, yakni Imran Jausi, dan Iwan Panca, S.E.
Dalam sambutannya, Sandiaga mengatakan hal yang menjadi tantangan di era 4.0 adalah gagap teknologi. “Hal yang menjadi tantangan di era 4.0 ini adalah gagap teknologi. IM menjadi solusi dengan menciptakan Universitas yang terdiri dari dua fakultas, yaitu Fakultas Pendidikan dan Fakultas Bisnis,” katanya.
Arciv Arianto, selaku presdir dari Universitas IM menjelaskan bahwa tujuan komunitas IM menciptakan universitas tersebut untuk meningkatkan kualitas SDM di Indonesia. “Saat ini dapat dilihat bahwa kualitas SDM kita masih belum optimal. Kita harus tertarik meningkatkan kualitas SDM, karena jika SDM baik maka perputaran ekonomi di Indonesia akan baik dan pendidikan yang baik akan melahirkan SDM yang berkualitas,” jelasnya.
Ia juga berharap semoga Universitas IM bisa menjadi universitas seutuhnya seperti universitas pada umumnya. “Saat ini Universitas IM masih melalui kuliah umum dengan kegiatan seperti pelatihan. Kami berharap kedepannya bisa menjadi Universitas seperti pada umumnya dengan menggunakan kurikulum yang berbeda,” harapnya.
Imran Jausi, selaku pemateri satu menyampaikan bahwa ada tiga kondisi yang menjadi permasalahan di Indonesia. “Kondisi yang saat ini menjadi masalah di Indonesia ada tiga, yaitu kesenjangan mutu kualitas pendidikan di desa ataupun kota, kurangnya guru tetap di beberapa sekolah, serta kondisi geografis yang berbeda di setiap daerahnya,” paparnya.
Iwan Panca, S.E. selaku pemateri dua juga menjelaskan bahwa pemuda harus menjadi agent of change untuk Indonesia. “Di Indonesia banyak sekali mengalami krisis, terlebih di SDM nya sendiri. Hal itulah yang menuntut pemuda untuk menjadi agent of change bagi Indonesia, serta dapat mengambil peran untuk pembangunan Indonesia,” ujarnya.
Reporter : Aulia Ramadani Pane
Editor : Dita Saharani

