
Medan, Dinamika Online–Pertandingan cabang olahraga sepak bola antara Fakultas Ushuluddin dan Studi Islam (FUSI) yang berhadapan dengan Fakultas Sains dan Teknologi (FST) menjadi laga pertandingan perdana pada turnamen Pesta Olahraga Unit Kegiatan Olahraga Mahasiswa Islam (UKOMI) UIN SU. Laga tersebut berlangsung pada Rabu, 5 November 2025 di Lapangan Sepak Bola Kampus II UIN SU Pancing.
Pada pertandingan ini skor berakhir imbang 1-1, FUSI berhasil mencetak gol melalui pemain andalan mereka bernama Muhammad Yusuf, sedangkan FST berhasil mencetak gol melalui pemain mereka bernama Putra.
Baca Juga: Meriahkan Dies Natalis UIN SU ke-52 Tahun, Ukomi Selenggarakan Pesta Olahraga
Udzi Hamdi selaku Manajer Tim Sepak Bola FUSI mengatakan bahwa pertandingan kali ini berlangsung cukup meriah dan memuaskan. Ia menilai timnya mampu menunjukkan peningkatan dibanding pertemuan sebelumnya yang berakhir sebagai runner up di ajang Piala Rektor.
“Menurut saya hari ini cukup meriah karena di pertemuan sebelumnya kami bertemu di babak final Piala Rektor dan hasil hari ini juga cukup memuaskan. Kemarin kita kalah sebagai runner up dan hari ini alhamdulillah adik-adik berhasil curi poin satu, serta ada perkembangan secara mental dan permainan,” katanya.
Lebih lanjut, Udzi menyoroti masih adanya beberapa kelemahan yang perlu diperbaiki terutama di lini tengah dan pertahanan. Ia mengakui tim lawan mampu membaca celah permainan tersebut dan menjadikannya serangan yang berbahaya.
“FUSI harus memperbaiki lini gelandang dan bek tengah, karena kita banyak kecolongan dari situ. Serangan dari FST lebih banyak lewat area tengah dan mereka melihat celah kita. Insyaallah akan kami perbaiki. Tadi juga sudah saya tekankan ke adik-adik,” lanjutnya.
Sementara itu, Zidan selaku Manajer Tim Sepak Bola FST mengungkapkan bahwa para pemainnya masih belum menunjukkan performa maksimal di laga pembuka. Menurutnya, faktor gugup dan kurangnya adaptasi membuat permainan FST belum stabil di babak awal.
“Ini karena pertandingan pertama jadi pemain FST banyak yang demam panggung, istilahnya belum panas dan masih malu-malu. Untuk pertandingan, saya masih kurang puas karena ada beberapa lini yang perlu diperbaiki seperti di penyerang sayap,” ungkapnya.
Meski demikian, Zidan tetap optimistis hasil pertandingan berikutnya akan lebih baik. Ia berencana melakukan latihan tambahan, agar para pemain bisa tampil lebih percaya diri dan mampu menunjukkan kualitas terbaik mereka di laga selanjutnya.
“Untuk perbaikan pasti ada, nanti akan latihan lagi. Harapan ke depannya setelah dievaluasi bakal dapat hasil yang lebih baik lagi, sehingga FST bisa mendapatkan kemenangan di pertandingan selanjutnya,” harapnya.
Baca Juga: Bahas Lebih Dekat dengan Redaksi, Divisi Redaksi LPM Dinamika adakan Pena Aksi 2025
Reporter: Wira Wiyana Sari dan Nanggul Kumala Sauri
Editor: Muhammad Daffa

