
Batu Bara, Dinamika Online–Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) 52 UIN SU mengadakan nonton bareng (nobar) animasi Nusa dan Rara di Unit Pelaksana Teknis (UPT) SD Negeri 03 Simpang Dolok. Hal ini dalam rangka mengajarkan moderasi beragama pada Rabu, 15 Agustus 2024.
Baca Juga: PKK Desa Bekiung dan KKN 102 UIN SU Bagi Makanan Tambahan Guna Cegah Tengkes
Kepala Sekolah UPT SD Negeri 03 Simpang Dolok, Sumarni, S.Pd. mengungkapkan bahwa kegiatan ini merupakan kegiatan yang positif untuk dilaksanakan, agar seluruh siswa memahami pentingnya bertoleransi dalam beragama, serta bersikap adil kepada sesama umat beragama.
“Kegiatan ini merupakan kegiatan yang positif untuk dilaksanakan, apabila film yang dipertontonkan mengandung makna yang dapat ditiru, atau diterapkan oleh seluruh siswa dan juga mengajarkan untuk bersikap adil kepada sesama temannya,” ujarnya.
Lebih lanjut, dia berharap dengan adanya kegiatan ini seluruh Siswa UPT SD Negeri 03 Simpang Dolok dapat menghargai satu sama lain, serta lebih memahami dan mengetahui tata cara bersopan santun kepada yang lebih tua, serta juga mau bertoleransi kepada temannya yang berbeda agama.
“Semoga dengan adanya kegiatan menonton bersama ini, seluruh siswa dapat memahami, dan meniru tata cara menghargai satu sama lain, serta lebih memahami lagi makna dari sopan santun, dan juga mau menghargai temannya yang memiliki agama berbeda,” harapnya.
Di sisi lain, Anwar Fadly Sitepu selaku salah satu mahasiswa KKN Kelompok 52 UIN SU mengungkapkan bahwa judul film yang dipertontonkan adalah Nusa dan Rara, dengan episode Menghargai Sesama yang mengajarkan pentingnya bersikap adil dan filmnya juga layak untuk semua kalangan.
”Film yang kami tayangkan adalah Nusa dan Rara, dengan memilih episode menghargai sesama yang menurut kami pantas untuk mengajarkan moderasi beragama kepada seluruh siswa di sini, karena mengajarkan bagaimana bersikap adil, serta film ini juga layak untuk semua kalangan,” ungkapnya.
Baca Juga: KKN 52 UIN SU Ikuti Upacara Bendera Di UPT SD Negeri 03 Simpang Dolok
Reporter : Muhammad Haritz Arrasyid dan Muhammad Hanif Muzzahfar
Editor : Aqlia Matslina Fattah

