BKM Masjid Al-Izzah UIN SU Pasang CCTV dari Hasil Infak

- Advertisement - Pfrasa_F
Fotografer : Siti Rpgayah
Fotografer : Siti Rpgayah

Medan, Dinamika Online – Tidak adanya anggaran dana yang dikeluarkan dari pihak kampus membuat BKM Masjid Al-Izzah UIN SU akhirnya memutuskan untuk membeli 8 unit CCTV dari hasil uang infak jamaah yang dikumpulkan. Pemasangan CCTV di sekitar masjid dikarenakan jamaah yang sedang salat sering mengalami kehilangan barang bawaannya, (05/10).

“Ada 8 buah CCTV yang telah kami pasang. Banyak mahasiswa yang sedang salat dalam hal ini meminta kami untuk memasang CCTV. Dari uang yang kami miliki, kami berusaha membeli 8 buah untuk digunakan seperlunya. Dananya kami ambil dari infak jamaah karena tidak adanya dana yang dikeluarkan oleh kampus,” jelas Prof. Abu Bakar, MA selaku Ketua BKM Masjid Al-Izzah UIN SU.

Pemasangan CCTV ini dilakukan lebih kurang dari satu bulan yang lalu tepatnya sehari sebelum pelantikan Rektor UIN SU. Menurut Prof. Abu Bakar, MA, dana yang dikeluarkan untuk pembelian 8 unit CCTV tidaklah sedikit.

“8 unit tersebut dibeli seharga 10 juta termasuk dengan upah untuk pemasangannya. Sementara, di bagian dalam masjid lantai 1 dipasang sebanyak 4 buah, selebihnya dipasang di bagian luar, atau teras masjid, dan lantai 2 masjid sebanyak satu unit,” tambahnya.

Muhammad Helmi selaku pengurus BKM Masjid Al-Izzah UIN SU merasa begitu senang dengan pemasangan CCTV, pasalnya sangat membantunya untuk mengawasi aktivitas di masjid.

“Sebelum pemasangan CCTV, seringkali jamaah kehilangan barang bawaannya seperti laptop, tas, dompet, hp, helm, sepatu dan sandal. Tetapi setelah dipasang tidak ada lagi terjadi kehilangan barang apa pun itu. Sangat berguna CCTV tersebut dipasang,” tuturnya.

Hal serupa juga diutarakan Azwar Akbar Marbun, salah satu jamaah Masjid Al-Izzah UIN SU, menurutnya pemasangan CCTV merupakan hal yang sangat baik, hal ini untuk mengantisipasi terjadinya hal-hal yang tidak diinginkan dapat terjadi sewaktu-waktu.

“Bagus, CCTV-nya diharapkan selalu aktif dan kalaupun rusak langsung diperbaiki supaya menghindari terjadinya kecurian dan hal-hal yang tidak baik agar tidak jadi dilakukan. Sekaligus dapat mengetahui dengan pasti siapa pelaku pencurinya,” ujarnya

Reporter         : Rahmanuddin dan Raihana Tuzzikriah

Editor             : Nurtiandriyani S

- Advertisement -

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Share article

Latest articles