Dituding Lakukan Plagiat Logo Baru, UIN SU Bantah Lewat Surat Klarifikasi

- Advertisement - Pfrasa_F

Medan, Dinamika Online–UIN SU secara resmi merilis logo baru yang akan digunakan pada tahun 2023 saat ulang tahun UIN SU yang ke-50. Logo baru tersebut dirilis saat kedatangan Menteri Agama (Menag) di Aula Utama Kampus IV UIN SU pada Selasa, 14 Juni 2022. Rektor UIN SU, Prof. Dr. Syahrin Harahap, M.A. dalam kata sambutanya menyebutkan bahwa perubahan logo tersebut sebagai tanda perubahan UIN SU ke arah yang lebih baik. Setelah logo tersebut rilis, kontroversi hingga kini timbul dari berbagai pihak.

Pasalnya, UIN SU dituding melakukan plagiat terhadap logo baru tersebut. Ade Dharma mengeklaim bahwa logo dan filosofi yang baru dirilis UIN SU merupakan hasil karyanya. Ia mengatakan pada tahun 2015 lalu UIN SU melakukan sayembara logo. Kemudian, ia juga menjelaskan bahwa tulisan blog yang viral berisi logo mirip UIN SU itu merupakan hasil karyanya (http://logouinsumaterautara.blogspot.com/2015/02/blog-post.html?m=1).

“Dulunya ada sayembara logo yang dilaksanakan UIN SU, namun tidak ada pemenang dengan alasan logo tidak sesuai dengan keinginan kampus. Akan tetapi, waktu keluar pengumuman dengan pemenang terdapat harapan 1, 2, dan 3. Dari situ merasa dicurangi, makanya terbuatlah blog tersebut,” terangnya pada Rabu, 15 Juni 2022.

Ade menambahkan bahwa rektor yang baru mengadakan sayembara logo kembali. “Setelah pergantian rektor yang baru, beliau (rektor) ingin mengadakan sayembara logo kembali dengan alasan waktu dan lainnya. Tidak mau pusing, dicarilah peserta sayembara logo yang ikut di sayembara logo sebelumnya. Rektor suka dengan logo ini, lalu bertemu dan meminta izin logonya dipakai dan dirapatkan di Senat Universitas. Seiring berjalannya waktu, ternyata logo tersebut terpilih dengan digantinya beberapa elemen logo yang terasa dipaksakan. Lalu tiba-tiba sudah rilis saja logo itu. Masalahnya royalti, itu karya milik siapa awalnya?” imbuhnya.

Ade mempermasalahkan royalti dan hak cipta, akan tetapi UIN SU membantah melakukan plagiat terhadap logo tersebut. Hal tersebut disampaikan oleh Rektor UIN SU melalui surat tentang Klarifikasi Atas Launching Logo Baru UIN SU yang dikeluarkan pada 15 Juni 2022 dan ditandatangani oleh Prof. Dr. Syahrin Harahap, M.A.

Terdapat 13 poin yang disampaikan lewat surat tersebut. Disebutkan dalam salah satu poin pada surat tersebut bahwa tim penyusun logo memutuskan untuk memilih salah satu logo hasil sayembara tahun 2015 yang belum dipatenkan oleh pembuatnya, selanjutnya dapat dimodifikasi sesuai dengan kebutuhan perubahan logo sehingga tidak terdapat unsur pelanggaran hak cipta.

Selanjutnya, pada poin ke-12 disebutkan bahwa berdasarkan hasil komunikasi tim penyusun logo dengan Ade Dharma, akan diadakan pertemuan antara tim penyusun logo, Prof. Dr. Hasan Bakti Nasution, M.Ag. dengan Ade Dharma dalam rangka klarifikasi berita yang ada, serta penandatanganan pernyataan tertulis oleh Ade Dharma tentang pemberian izin dan persetujuan modifikasi atas logo buatannya untuk kemudian dijadikan logo baru UIN SU Medan.

Reporter : Hijrah Alkhoir dan Desi Amelia

Editor      : Afrianti Safitri

- Advertisement -

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Share article

Latest articles