Medan, Dinamika Online – Dewan Mahasiswa Fakultas Syariah dan Ilmu Hukum ( Fasyih UIN SU Medan ) menggelar acara Go Green kampus di pelataran halaman Fasyih UIN SU Medan, Selasa (7/4). Acara yang dikemas dengan aksi penanaman pohon ini cukup mengundang perhatian para mahasiswa maupun dosen. Acara ini juga dihadiri oleh Wakil Dekan II, dan Wakil Dekan III Fasyih UIN SU, dan para Kajur.
Acara dimulai dengan pemotongan pita oleh Dekan Fasyih UIN SU, Dr. H. Saidurrahman, M.A., dilanjutkan dengan penanaman secara simbolis pohon mangga sebagai produk Go Green kali ini, selanjutnya secara bergantian hal serupa dilakukan oleh para Wakil Dekan Fasyih, serta para Kajur yang turut serta dalam kegiatan ini. Dalam sambutannya, Dekan Fasyih UIN SU mengatakan bahwa kegiatan ini harus didukung oleh seluruh dosen dan mahasiswa agar hasilnya dapat dinikmati secara bersama.
Beliau juga menambahkan bahwa kegiatan ini merupakan apresiasi kepada pihak Demaf dan para petani di daerah yang telah menyumbangkan jenis tanaman untuk diaplikasikan dalam bentuk Go Green oleh Fasyih UIN SU Medan. Beliau juga berharap bahwa nantinya seluruh pihak harus menjaga apa yang telah dikerjakan dalam kesempatan kali ini. “Harapan kita tentu memanfaatkan apa yang telah diberikan para petani, kita kawal, agar hasilnya bisa kita nikmati, kedepan insya Allah akan terus kita kembangkan hal-hal yang bermanfaat semacam ini, kalau dalam kajian ushul fiqih, dikatakan bahwa kita harus memelihara yang lama yang bagus, dan kita harus mengambil yang baru kalau itu bagus,” ungkap beliau.
Sementara, Ketua Umum Demaf Barli Halim Siregar mengatakan, bahwa acara ini merupakan program kerja Kementrian Advokasi Demaf UIN SU Medan. Dalam kesempatan kali ini ada sekitar 50 pohon mangga yang akan ditanam, dan itu semua sumbangan dari para petani dan hamba Allah yang memang namanya tidak mau disebutkan. “Kita membuat go green karena lingkungan kita ini masih gersang, harapan kita bersama agar sama-sama saling menjaga, kita juga tetap mengontrol tanaman ini, insya Allah hasilnya dapat dinikmati bersama,” ujarnya.
Berdasarkan pengamatan di lapangan selain pohon mangga, ada juga pohon jambu madu yang telah berbuah, hal ini tentu saja merupakan aset yang harus dijaga seluruh pihak baik dosen maupun mahasiswa agar seluruh hasilnya dapat diberdayakan dengan baik.
Reporter : Muhammad Hisyamsyah Dani dan Zulfikar Syahputra


