
Medan, Dinamika Online—Hari kedua kegiatan Pengabdian Mandiri (Pema) LPM Dinamika UIN SU memberi pembelajaran berupa Arab Melayu, taharah dan story telling kisah Rasulullah saat Ramadan kepada anak-anak di Lembah Berkah. Jalan PDAM Tirtanadi, Lk. X Kel. Sunggal, Kec. Medan Sunggal pada Sabtu, 23 April 2022.
Muhammad Maulana Akbar selaku Ketua Panitia Pema mengatakan bahwa belajar adalah sebuah proses. “Pembelajaran seperti kata dasarnya yaitu belajar, hakikinya seseorang pembelajar juga belajar dalam prosesnya belajar. Seperti sabda Nabi yang mengatakan ‘sampaikan dariku walaupun hanya satu ayat (HR. Bukhori)’. Mengajarkan yang sedikit jauh lebih baik ketimbang menumpuk yang banyak. Maknanya, kita sebagai mahasiswa harus bisa mengajarkan ilmunya kepada masyarakat yang membutuhkan dan memberdayakan yang sedikit kekurangan,” katanya.
Selain itu, Arab Melayu ini cukup penting, begitu juga dengan taharah, karena merupakan kunci untuk kita melaksanakan ibadah. Kalau taharahnya sudah benar insyaallah ibadahnya juga baik. Adapun kegiatan story telling kisah Rasulullah, bertujuan agar anak-anak termotivasi untuk berpuasa. Karena, di zaman Rasulullah saja mampu berpuasa meski dalam keadaan berperang, sementara kita hanya melawan hawa napsu.
Aulia Ramadani Pane, selaku manajer acara menjelaskan pembelajaran ini ini dilakukan untuk mengajarkan hal yang baik. “Tujuan pembelajaran ini ialah untuk mengajarkan hal yang baik kepada anak-anak di sini, karena kebetulan mereka mayoritas muslim. Hal ini juga atas saran dari Koordinator Lembah Berkah itu sendiri, Nico Aryanda,” jelasnya.
Reporter : Alya Azra Mutia Nasution dan Jauhari Halomoan Matondang
Editor : Putri Khairunnisa Nabilah

