HMJ PAI dan HMJ PGMI Bekerjasama Perbaiki Musala

- Advertisement - Pfrasa_F

Medan, Dinamika Online – HMJ Pendidikan Agama Islam (PAI) bekerjasama dengan HMJ Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah (PGMI) untuk terjun langsung menempel atap musala yang terletak di sebelah kantor Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan pada pukul 16.30 WIB, Sabtu (19/09)

Adapun sumber dana untuk perbaikan musala berasal dari sumbangan mahasiswa semester I yang telah disosialisasikan, dan sumbangan dari kader HMJ PAI dan PGMI. Selain untuk perbaikan, mereka juga telah membeli lemari tempat mukena, serokan, karpet, sapu lidi, sapu ijuk, dan tong sampah demi terjaganya rasa nyaman pengguna musala.

Walaupun kabarnya musala ini akan segera dibangun ulang, namun mereka tetap memperbaiki kerusakan-kerusakan musala, dan telah meminta persetujuan dari Dekan FITK. Hal itu karena melihat kondisi musala yang sudah tidak layak pakai. Adapun perbaikan yang sudah terlaksana dan akan dilakukan, mulai dari mencat jaring-jaring besi yang sudah berkarat, menempel atap yang bocor, mengganti asbes, memasang karpet, dan membuat rak sepatu agar musala terlihat indah dipandang.

Jainul Arifin Hasibuan sebagai Ketum HMJ PGMI berharap agar keinginan mahasiswa untuk memperbaiki musala segera diwujudkan, “Semua pihak, baik itu mahasiswa, juga dosen dan pejabat-pejabat di kampus ini, termasuk Dekan, bukan hanya melihat dan memandang dari gimana rusaknya musala ini, tetapi kan dengan aplikasi yang konkrit disitu. Artinya, tidak hanya ingin memperbaiki, tetapi harus memang betul-betul diwujudkan secara nyata. Dan sampai sekarang kita ketahui, selalu hanya janji-janji yang diucapkan, kapan ada aplikasinya? Kita sekarang butuh fakta yang nyata,  harus betul-betul ingin memperbaiki, bukan hanya diucapkan saja,”

Suci Ramadhani, salah satu anggota HMJ PAI mengatakan bahwa, “Jika musala tidak bocor lagi, ada salah satu Dosen Psikologi ingin menyumbangkan ambal untuk musala ini”. Walaupun demikian, mereka juga ingin mencari donatur untuk berkenan agar menyumbangkan mukena, sebab banyaknya mukena yang tidak layak pakai. Ia juga berharap agar pengguna musala dapat menjaga kebersihan dan ketertiban di musala.

Reporter         : Chusni Syukriani Pasaribu dan Sutianti

 

 

 

 

 

- Advertisement -

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Share article

Latest articles