Jelang KKN 2025, Kepala Pusat PKM LP2M UIN SU Jelaskan Sistem Pelaksanaan Kegiatan

- Advertisement - Pfrasa_F
(Kamerawan: Fathurrahman)

Medan, Dinamika Online–UIN SU kembali merancang sistem pelaksanaan Kuliah Kerja Nyata (KKN) dengan perubahan signifikan pada penentuan kelompok dan lokasi. Hal ini disampaikan langsung oleh Kepala Pusat Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LP2M) UIN SU, Putra Apriadi Siregar, S.K.M., M.Kes., melalui sambungan telepon WhatsApp, pada Kamis, 24 April 2025.

Putra mengungkapkan KKN Reguler 2025 akan dibuat lebih inovatif dengan semangat Marsipature Hutana Be. Mahasiswa bebas pilih lokasi dan tim, wajib ajukan proyek baru untuk di-aprove. Skema ini beda dari tahun lalu dengan meningkatkan kepemilikan dan dampak positif.

Baca Juga: Sukses! KOSMA UIN SU Selenggarakan Pelantikan, Tuai Dukungan Fakultas

“Jadi, kita sudah diskusi dengan Kepala Pusat Program Kreativitas Mahasiswa (PKM) se-Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (PTKIN), dikarenakan tahun ini berbeda dari skema tahun lalu. Maka, tahun ini kita menggunakan semangat Marsipature Hutana Be. Jadi, mahasiswa yang akan KKN diminta untuk memilih lokasi dan teman-temannya. Akan tetapi, mereka harus punya proyek, baru kita ACC-kan,” jelasnya.

Lebih lanjut, perubahan signifikan dalam skema KKN 2025 menuntut adaptasi dari mahasiswa. Ia menekankan perlunya mahasiswa untuk segera menyusun program kerja (progja), lokasi, dan membentuk kelompok. Langkah proaktif ini diperlukan agar proposal dapat segera disetujui oleh LP2M, mengingat perbedaan skema dari tahun sebelumnya yang telah disepakati di tingkat pusat.

“Seperti yang kita ketahui karena skema berbeda tahun ini dan itu juga sudah disepakati dari pusat, maka kita harus beradaptasi dengan cepat agar mahasiswa dapat menyiapkan program kerjanya yang jelas, lokasi, dan anggota kelompoknya agar langsung disetujui pihak LP2M,” lanjutnya.

Sofiah Aini Mahasiswa Matematika Semester VI menjelaskan, bahwa ia setuju dengan skema terbaru KKN 2025 karena kebijakan baru dalam pelaksanaan KKN dapat memberikan kebebasan kepada mahasiswa untuk menentukan kelompok dan lokasi.

“Setuju banget, karena dengan penentuan kelompok dan lokasi KKN secara mandiri, kita bisa lebih fleksibel dan inovatif, dalam menyusun program yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat setempat,” ujarnnya.

Lebih lagi, menurutnya semangat Marsipature Hutana Be dinilai menjadi pendorong bagi mahasiswa untuk berkontribusi lebih luas, dan menciptakan dampak positif yang signifikan di lokasi KKN. Kolaborasi lintas jurusan dan fakultas dapat menjadi peluang untuk menganalisis permasalahan dari berbagai sudut pandang dan menghasilkan solusi komprehensif.

“Lebih lagi, kolaborasi lintas jurusan dan fakultas juga memungkinkan kita untuk melihat masalah dari berbagai perspektif, dan menciptakan solusi yang lebih komprehensif. Filosofi Marsipature Hutana Be menjadi semangat untuk kita berkontribusi lebih luas, dan membangun dampak positif di daerah tersebut,” jelasnya.

Baca Juga: Hijaukan Bumi, UIN SU Galakkan Penanaman 10.000 Pohon

Reporter: Salwa Husny Aprilia & Natasya Putri Maharanni

Editor: Kauria Rawia

- Advertisement -

21 KOMENTAR

  1. saya kurang setuju untuk kkn temannya memilih sendiri karena ada sebagian mahasiswa.yang tidak bisa memilih teman kelompok nya karena tidak mempunyai teman dan itu membuat mahasiswa yang tidak punya teman ini tidak punya kelompok kkn terus tidak bisa kkn kan ga adil buat mereka yang tidak bisa memilih

  2. Untuk KKN mandiri ini, kapan kira2 surat edarannya keluar, karna para mahasiswa menunggu kejelasannya, yang telah kami dapatkan itu surat edaran yang pendaftaran mandirinya sudah tutup, dan apakah akan ada lagi pendaftaran selanjutnya, atau akan di ambil alih oleh univ ?

  3. Please Kelompok KKN nya ditentuin aja,
    Ribet bgt kami harus nentuin sendiri anggota kelompok nya. Setiap kali ada yang mau mencari anggota kelompok pasti yang di butuhkan Laki-laki. Kami ini yang semester 6 udah banyak banget hal yg dipikirin. Knp sih gak langsung ditentukan saja nama2 kelompoknya. Tinggal kami mencari tempat. Tolong pertimbangkan lagi kebijakannya🙏 jangan hanya satu mahasiswa yang pro terhadap kkn mandiri yg diwawancarai🙏

  4. Saya kurang setuju karna kan akibat hal ini banyak pertemanan yang bertengkar, gara-gara pisah kelompok, lebih dipilihlan oleh pihak kampus, 🙏

  5. Saya menyambut baik akan adanya program ini karena membebaskan seluruh mahasiswa untuk memilih lokasi dan anggota timnya, namun ini malah menjadi keresahan bagi para mahasiswa yang memiliki keterbatasan dalam bersosialisasi, saya harap pihak pihak terkait memikirkan solusi akan hal tersebut, saran saya lebih baik membebaskan seluruh peserta KKN untuk memilih lokasi pengabdiannya dan pihak kampus menentukan anggotanya, saya pikir itu cukup efektif jika menitik beratkan pada sulit beberapa mahasiswa untuk bersosialisasi dilingkungan kampusnya

  6. saya tidak setuju lebih baik pihak kampus yang membagikan kelompok dan tempatnya karena tidak semua mahasiswa memiliki teman atau circle jdi seperti tidak adil

  7. maaf sy kurang setuju milih sendiri, karna bingung nyari temen. apalagi ga adil buat yg temen nya sedikit. kalau dipilihin univ lebih terstruktur dan orang² nya juga suprise ga kenal, jadi bisa nambah temen baru. kalau milih sendiri temen nya itu mulu sampai tamat. trimakasii

  8. Menurut saya bagus jadi lebih mudah untuk melaksanakan kegiatan yang kompak karna melaksanakan kegiatan dengan teman atau kerabat terdekat kita tetapi di posisi lain jika ada seorang mahasiswa/mahasiswi yg tidak bergaul(tidak memiliki teman) mereka akan lebih kesulitan menemukan kelompok KKN mereka, terimakasih 🙏

    • Setujuu bangett, karena dengan memilih teman sendiri akan lebih mudah melaksanakan program kerja yang di bentuk

  9. saya tidak setuju lebih baik pihak kampus yang membagikan kelompok dan tempatnya karena tidak semua mahasiswa memiliki teman atau circle jdi seperti tidak adil jika mereka bergabung dengan mahasiswa yang dari awal sudah memiliki circle dan membuat mereka merasa canggung, jika dipilih semua mahasiswanya tidak saling mengenal dan jadi berkenalan satu sama lain di tempat kkn tersebut dan berbagi cerita dari kelas atau jurusan mereka. Terimakasih

  10. sebaiknya sistem KKN disesuaikan saja dengan tahun kemarin, mahasiswa hanya memilih lokasi saja, untuk anggota grup nya di pilih oleh pihak kampus supaya lebih adil dan setara, kalau dipilih secara sendiri” maka ada mahasiswa yg pasti terlantar, semoga didengar

  11. saya kurang setuju sama keputusan kkn nya, krna saya lebih setuju kalau keompok kkn nya di pilihkan sama pihak kampus seperti keputusan kkn tahun lalu

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Share article

Latest articles