Mahasiswa KKN 70 UIN SU Adakan Sosialisasi Tengkes

- Advertisement - Pfrasa_F
(Foto: Dok. Panitia)

Medan, Dinamika Online–Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Kelompok 70 UIN SU mengadakan Sosialisasi Stunting atau Tengkes pada Rabu, 7 Agustus 2024 di Balai Desa Pahang, Kecamatan Talawi, Kabupaten Batu Bara. Tema dari sosialisasi tengkes ini ialah “Cegah Stunting, Itu Penting!”

Baca Juga: Mahasiswa KKN 122 UIN SU Laksanakan Penyuluhan Tengkes

Dalam pemaparannya, Khoirunnisa Sidabutar selaku perwakilan Mahasiswa KKN 70 UIN SU menjelaskan dua poin penting yang menjadi faktor utama terjadinya tengkes pada anak, yaitu kurangnya asupan gizi pada Ibu selama hamil dan kebutuhan nutrisi anak tidak tercukupi.

“Namun, penyebab tenngkes yang paling banyak adalah karena kekurangan gizi. Maka dari itu, Anda sebagai orang tua harus tahu bagaimana cara mengatasi susah makan pada anak, yang terkadang menjadi masalah umum pada anak-anak, khususnya balita. Asupan yang dibutuhkan tersebut meliputi Air Susu Ibu (ASI) dan MPASI (Makanan Pendamping ASI),” jelasnya.

Lebih lanjut, ia juga menjabarkan beberapa poin sebagai bentuk pencegahan dari tengkes, di antaranya memastikan anak memakan buah dan sayur yang sehat, mencukupi asupan gizi sejak hamil hingga anak berusia dua tahun, memberikan ASI eksklusif hingga bayi berumur enam bulan, dan mengusahakan anak mendapatkan imunisasi yang lengkap.

“Konsumsi makanan yang bergizi seimbang terbukti memiliki kemampuan untuk mencegah stunting. Untuk memenuhi kebutuhan gizi tersebut, dapat dilakukan dengan pemberian beberapa jenis protein nabati dan hewani yang memiliki manfaat dalam pencegahan tengkes, di antaranya adalah tanaman kacang hijau dan telur,” tambahnya.

Nurul Azmi, salah satu pasien bulanan pos pelayanan terpadu (posyandu) mengapresiasi upaya yang telah dilakukan sekaligus menggarisbawahi kebutuhan untuk meningkatkan pengetahuan, koordinasi, dan frekuensi sosialisasi tentang tengkes, baik di tingkat lokal maupun nasional.

“Menurut saya, sosialisasi seperti ini sudah bagus, tetapi lebih ditingkatkan lagi pemahaman tentang tengkes, lebih banyak belajar lagi dan selalu koordinasi dengan bidan desa. Harapannya, khusus untuk Desa Pahang agar tidak ada lagi tengkes dan umumnya untuk Indonesia,” harapnya.

Baca Juga: Guna Mencegah Tengkes, KKN 94 UIN SU Kolaborasi dengan Posyandu Mekar

Reporter  : Khairunisa Harani Harahap

Editor       : Fadillah Hanum 

- Advertisement -

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Share article

Latest articles