Membangun Budaya Menulis, Merajut Peradaban Islam

- Advertisement - Pfrasa_F
Foto : Dok. Pribadi
Foto : Dok. Pribadi

Medan, Dinamika Online – Seminar Internasional dengan tema Membangun Budaya Menulis Merajut Peradaban Islam, yang diadakan oleh DEMA Fakultas Ushuluddin dan Studi Islam (FUSI), di Aula utama lantai 2 UIN SU, berupaya membangun budaya menulis dikalangan mahasiswa, Sabtu (26/03).

Banyak kendala yang dihadapi seseorang untuk mulai menulis, misalnya takut tulisannya tidak bagus padahal belum dicoba dan lainnya. Seperti yang dikatakan oleh Prof. DR. Amroini, MA selaku Wakil Dekan I FUSI sekaligus pemateri pada seminar ini, “Ada banyak kendala ketika mulai menulis, misalnya merasa takut tulisannya tidak bagus, padahal untuk menulis kita disuruh tulislah, bukan nilailah dan tidak ada pengetahuan teknik kepenulisan karya ilmiah yang baik,” jelasnya.

Ia juga menambahkan langkah-langkah untuk mulai menulis, “Menentukan topik bidang yang anda kuasai, membaca sebanyak mungkin jurnal, tulisan ilmiah, makalah, buku dan laporan penelitian, penulis yang baik adalah pembaca yang rajin, dan diskusikan dengan teman sejawat mengenai tulisan-tulisan yang anda baca,” tambahnya.

Dalam kesempatan ini, DR. Muhammad Habibi Siregar, MA sebagai pemateri juga memberikan penjelasan informasi mengenai Merajut Peradaban Islam, “Seperti para ulama terdahulu, contohnya Al kindi. Allah telah menundukkan waktu kepadanya, ada sekitar 240 karya ilmiah yang ia tulis, dan 231 diantaranya mengenai ilmu pengetahuan,” tuturnya.

Lebih lanjut ia menuturkan bahwa melalui karya-karya dan tulisan-tulisan kita dapat merajut peradaban Islam yang bermanfaat bagi seluruh dunia dan ide

itu merupakan sebuah ilham dari Allah yang harus segera disampaikan. “Allah memberi ilham kepada para penulis, ketika ilham itu datang maka harus cepat-cepat ditulis, karena biasanya seorang penulis ketika sudah menulis akan menjadi sangat pintar disaat ia menulis, penanya tidak akan berhenti dan terus menarik lembaran-lembaran kertas untuk bisa ditulis,” tambahnya.

Acara ini memotivasi kita untuk terus menulis dan tidak ragu dengan kemampuan kita, seperti yang disampaikan oleh Wahidah Lubis, peserta acara seminar ini, “Seminar ini menarik, terutama untuk saya yang sedang memulai untuk menulis, dan juga generasi muda lainnya dalam memulai menulis. Pemateri juga memberikan trik-trik agar tulisan kita dikenal oleh dunia, saya sangat berharap kedepannya akan ada seminar-seminar yang memotivasi kita untuk lebih giat menulis,” katanya.

 

Reporter         : Aminata Zahriata

- Advertisement -

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Share article

Latest articles