
Medan, Dinamika Online–Akademi Mahasiswa Berprestasi (Akamawapres) UIN SU mengadakan Sosialisasi Mora Overseas Student Mobility Awards (MOSMA) terkait mekanisme pengisian data hingga manfaat yang didapatkan dalam program MOSMA 2024. Sosialisasi ini diadakan melalui Zoom pada Minggu, 7 April 2024.
Baca Juga: Dosen UIN SU Terpilih Menjadi Reviewer Pada Kompetensi Internasional Award
Sosialisasi ini mengundang beberapa pemateri, di antaranya M. Rizki Dwi Nurdiansyah yang merupakan Awardee MOSMA 2023 di Buffalo State University, Amerika Serikat dan Elis Fitria yang juga merupakan Awardee MOSMA 2023 di Ez-Zaitunah University, Tunisia.
M. Rizki Dwi Nurdiansyah selaku pemateri pertama dalam sosialisasi ini mengatakan bahwa Uang Kuliah Tunggal (UKT), biaya transportasi, visa, asuransi, serta bulanan dan biaya kedatangan, keseluruhannya ditanggung oleh pemerintah Indonesia.
“UKT, biaya transportasi, biaya visa, biaya asuransi, biaya bulanan dan biaya kedatangan 100 persen dibiayai oleh pemerintah Indonesia, walaupun di awal kita harus mengeluarkan uang terlebih dahulu,” katanya.
Lebih lanjut, Rizki menjelaskan bahwa program ini bekerja sama dengan dua lembaga yakni Kementerian Agama (Kemenag) dan Kementerian Keuangan yang dinaungi langsung oleh Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP).
“Dalam program MOSMA ini juga bekerja sama dengan dua lembaga sekaligus di antaranya Kementerian Agama dan juga Kementerian Keuangan yang langsung dinaungi oleh LPDP untuk biaya bulanannya,” jelasnya.
Menanggapi hal ini, salah satu Mahasiswa jurusan Pendidikan Agama Islam (PAI) semester IV, yang juga merupakan salah satu peserta Zoom, Friska Pratiwi menanggapi sosialisasi ini sangatlah bagus, terutama bagi Mahasiswa UIN SU yang belum mengetahui program Kemenag ini.
“Sosialisasi ini sangat bagus, terutama bagi mahasiswa yang belum mengetahui program dari Kemenag ini. Sangat disayangkan sekali jika ada program namun tidak disosialisasikan, hingga menyebabkan mahasiswa tidak bisa mengikutinya,” tanggapnya .
Serta ia juga berharap semoga bukan hanya Akamawapres saja yang terbuka terhadap program MOSMA ini, serta pihak UIN SU bisa memberikan kejelasan terhadap program MOSMA bagi yang menjalani semester VI
“Saya harap bukan Akamawapres saja yang yang terbuka terhadap program MOSMA ini, namun lembaga-lembaga yang ada di UIN SU bisa menyosialisasikan hal ini, lalu saya juga berharap program ini bisa memberikan kejelasan bagi mahasiswa yang menjalani semester VI,” harapnya.
Baca juga : UIN SU Rencanakan KKN ke Luar Negeri Bagi Mahasiswa
Reporter : Sofia Ranti Tumangger dan Hadist Sulistiawati
Edit : Muhammad Daffa

