
Medan, Dinamika Online–Memasuki pelatihan kedua dalam rangkaian Diklat 2022, Lembaga Pers Mahasiswa (LPM) Dinamika UIN SU menyajikan materi tentang sejarah Dinamika kepada kru LPM Dinamika. Dalam hal ini dibawakan oleh Zuchri Nasuha Lubis, S.H., M.Si. selaku Pemimpin Umum LPM Dinamika UIN SU periode 2015–2016. Pelatihan ini dilaksanakan pada Sabtu, 19 November 2022 di Aula Taman Wisata Danau Siombak, Marelan.
Dalam pemaparannya, Zuchri menyampaikan bahwa tapak tilas Dinamika sebagai salah satu hal yang bisa diambil pelajarannya. “Membahas tentang sejarah berarti berkenaan dengan kejadian masa lampau yang ujungnya hanya untuk dikenang atau ditinggalkan. Oleh karena itu, dalam pemaparan kali ini, lebih berkaitan pada tapak tilas karena di dalamnya menganalisis sesuatu yang dapat dijadikan sebagai acuan diri dan dapat diambil pelajarannya,” tuturnya.
Zuchri juga menjelaskan periodisasi tapak tilas Dinamika terbagi atas enam fase, pertama yaitu fase perintis tahun 1993–1999. Kedua, fase penegak tahun 1999–2008. Ketiga, fase suksesor tahun 2008–2010. Keempat, fase inovator tahun 2010–2019. Kelima, fase katalis tahun 2014–2019 dan keenam, fase penerus tahun 2019–2022.
Abrar Putra Kaya Harahap, salah satu peserta Diklat menyampaikan bahwa pelatihan kedua ini membuatnya lebih tahu mengenai Dinamika. “Ternyata banyak hal yang belum saya ketahui menjadi tahu. Setelah mendengar sejarah Dinamika, saya mengapresiasi atas perjuangan pemimpin terdahulu. Sejatinya, pemimpin terdahulu bisa dikatakan pahlawan di Dinamika. Maka, yang kita lakukan adalah melanjutkan dan meneruskan perjuangan dalam ber-Dinamika,” ucapnya.
Reporter : Salsa Debi Yolanda dan Widia Usada
Editor : Annisa

