
Medan, Dinamika Online–Pemilihan Senat Mahasiswa Universitas (Sema-U) dan Dewan Eksekutif Mahasiswa (Dema-U) UIN SU sempat tertunda pada Selasa, 28 Mei 2024. Kesiapan Komisi Pemilihan Umum Mahasiswa (KPUM) dianggap kurang maksimal, hingga keputusan diambil alih birokrat.
Baca Juga: Divisi Redaksi LPM Dinamika UIN SU Adakan Jus Aksi ke Kompas TV Medan
Prof. Dr. Katimin, M.A. selaku Wakil Rektor (WR) III Bidang Kemahasiswaan mengungkapkan kondisi pada penghitungan kotak suara pemilihan Sema-U dan Dema-U malam itu tidak kondusif. Pihak KPUM merasa tidak mampu melanjutkan, sehingga pemilihan diambil alih pihak birokrat.
“Karena suasananya sudah rusuh, Ketua KPUM-nya juga tidak ada di tempat saat penghitungan suara tersebut. Sedangkan di dalam aula, kotak suara sudah ditendang oleh salah satu oknum kursi-kursi pun sudah berserakan, sehingga panitia merasa tidak mampu lagi dan punya keterbatasan. Maka, dari pihak kita yang ambil alih,” ungkapnya ketika diwawancarai pada Selasa, 4 Juni 2024 di Ruang Kepala Biro Akademik UIN SU.
Raja Pagaran Harahap selaku Ketua KPUM sendiri turut menjelaskan akan hal tersebut. Ia mengakui bahwa memang sebagian anggota KPUM menyerah dan tidak sanggup, dikarenakan situasi yang tidak kondusif. Namun, ia juga menegaskan bahwa KPUM masih siap melanjutkan pemilihan dengan syarat jaminan keselamatan untuk para struktur KPUM.
“Memang sebagian anggota KPUM menyerah dan tidak sanggup lagi melanjutkan pemilihan tersebut, dikarenakan kondisi yang tidak kondusif dan mencekam pada malam kemarin. Saya sebagai Ketua KPUM dengan tegas menjawab bahwasanya kami masih siap melanjutkan pemilihan, tetapi dengan syarat jaminan keselamatan untuk para struktur KPUM,” jelasnya.
Baca Juga: Persma Kreatif Unimed Gelar Lokakarya Jurnalistik
Reporter : Rizkiani Fadhila dan Wira Wiyana Sari
Editor : Fadillah Hanum

