
Medan, Dinamika Online–Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan (FITK) UIN SU laksanakan pelepasan kepada Mahasiswa FITK sebagai delegasi Kuliah Kerja Nyata (KKN) Internasional di Kuala Lumpur, Malasyia. KKN ini dilaksanakan pada tanggal 26 Agustus–20 September 2024.
Baca Juga: Dua Mahasiswa KKN Internasional UIN SU Ikuti Program Kerja
Pelepasan dilakukan oleh Dr. Muhammad Rifa’i, M.Pd. selaku Wakil Dekan III Bidang Kemahasiswaan, Alumni dan Kerjasama FITK UIN SU dan dihadiri oleh Ketua Program Studi (Kaprodi) FITK dan para mahasiswa yang akan didelegasikan.
Kaprodi Manajemen Pendidikan Islam (MPI), Nasrul Syakur Chaniago S.S, M.Pd. mengucapkan selamat kepada para delegasi mahasiswa perwakilan Prodi MPI yang mengikuti KKN Internasional di Kuala Lumpur, Malasyia.
“Selamat dan sukses kami ucapkan kepada ananda Rizqi Almajiid sebagai perwakilan Prodi MPI untuk melaksanakan KKN Internasional di Kuala Lumpur, Malasyia. Semoga dapat menjalani program ini dengan penuh semangat dan tanggung jawab, serta semoga prestasi ananda menjadi inspirasi bagi sekuruh Mahasiswa UIN SU, khususnya Prodi MPI,” ucapnya.
Lebih lanjut, beliau mengatakan bahwa dalam era universal sekarang pendidikan sangat diprioritaskan demi menghadapi tantangan masa depan. Kini, UIN SU menanggapi program KKN dengan terpusat pada penguatan pendidikan.
“Dalam era globalisasi saat ini, pendidikan menjadi salah satu elemen penting dalam mempersiapkan generasi muda menghadapi tantangan masa depan. UIN SU merespon tantangan ini dengan menyelenggarakan program KKN di Malaysia, yang difokuskan pada penguatan pendidikan bagi anak-anak indonesia di luar negeri,” imbuhnya.
Rizqi Almaajid selaku mahasiswa perwakilan Prodi MPI yang mengikuti KKN Internasional mengungkapkan bahwa motivasi positif bagi remaja sekarang akan pelaksanaan ini merupakan tujuan penting menuju perubahan dan kontribusi remaja bagi global.
“Ini lebih dari sekedar pengabdian, ini adalah langkah nyata menuju perubahan dan kontribusi global. Setiap perjalanan dimulai dengan satu langkah berani, jadilah agen perubahan karena dunia membutuhkan pemuda-pemudi yang siap beraksi,” ungkapnya.
Baca Juga: Dalam Rangka Youth Power Politics, YRI Sumut Undang Muhammad Yasin Ali Gea
Reporter : Khairussyifa Auliya dan Sofia Ranti Tumangger
Editor : Annisa

