Medan, Dinamika Online – Semester ganjil segera berakhir, pembayaran uang kuliah tinggal menunggu jadwal. Pihak UIN SU rupanya mengeluarkan kebijakan baru bagi mahasiswa yang ingin membayar uang Penyelenggaraan Pendidikan yang dialihkan melalui jaringan pelayanan BRI. Pelayanan ini dijuluki SPP Online BRI.
“Melalui jaringan SPP Online BRI diharapkan mahasiswa atau calon mahasiswa dengan mudah membayar biaya kuliah melalui seluruh kantor operasional BRI yang ada saat ini,” kata Edison Tampubolon dalam siaran Pers Pinca BRI Medan Sisingamangaraja, Rabu (21/10).
Seperti dikutip melalui Harian Analisa (21/10/15) Edison menambahkan, dengan adanya jaringan operasional yang sangat luas dan real time online serta ditambah sistem yang sangat fleksibel, yakni dapat dibayarkan oleh keluarga, baik secara tunai maupun over booking, dan jaringan e-Channel BRI (Mobile Banking, Internet Banking dan ATM). Dengan demikian, SPP dapat dibayar secara mudah, cepat, tepat waktu dan tepat jumlah, yang akhirnya akan memperlancar proses pembelajaran bagi mahasiswa.
Selain itu, pengelolaan dan pembayaran gaji/honor karyawan dan dosen dilingkungan UIN SU Medan termasuk pemanfaatan jasa layanan perbankan, yang disediakan pihak BRI seperti fasilitas BRI Guna (Kredit Penghasilan Tetap).
Kebijakan ini diambil berdasarkan keluhan-keluhan mahasiswa UIN SU yang merasa kesulitan membayar uang kuliah di daerah-daerah pedalaman. Karena jangkauan yang sempit inilah UIN SU memutuskan kerjasama dengan bank sebelumnya demi kemudahan transaksi mahasiswa dan dosen, atau karyawan yang berkepentingan.
“Banyak mahasiswa yang mengeluh atas pembayaran uang SPP di daerah-daerah terpencil dikarenakan jangkauan jaringan bank sebelumnya sangat sempit, sehingga akses untuk bertransaksi menjadi sulit, akhirnya pimpinan memutuskan untuk bekerjasama dengan bank tersebut,” ungkap Drs. Asy’ari, MM, Kepala bagian Kerjasama Biro UIN SU (04/10/16).
“Semoga dengan kebijakan baru ini pembayaran menjadi lancar tidak ada lagi komplin dari mahasiswa terutama yang bertempat tinggal di daerah-daerah pedesaan, karena bank ini juga sudah ada di pedesaan,” tutupnya.
Reporter : Safitri Adriani Nst dan Siti Rogayah
Editor : Siti Arifah Syam

