UIN SU Butuh Tambahan Ruangan

- Advertisement - Pfrasa_F
Fotografer : Roy Mahendra Ganesh
Fotografer : Roy Mahendra Ganesh

Medan, Dinamika Online – Pelaksanaan Ujian Masuk Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (UM-PTKIN) UIN Sumatera Utara yang diikuti sekitar 4068 peserta membuat pihak penyelenggara memanfaatkan segala ruang yang ada. Masjid Al-Izzah salah satunya, sebagai tempat yang terpaksa dijadikan ruangan untuk ujian, Selasa (14/06).

Menurut penjelasan M. Yosep Sitepu selaku Kepala Bagian Humas (Hubungan Masyarakat) mengatakan bahwa hal ini terjadi karena ruangan yang tersedia tidak sepadan dengan jumlah pengambil ujian, “Melihat jumlah pendaftar yang melonjak, maka ruangan mulai dari aula, perpustakaan, bahkan lantai II Masjid Al-Izzah digunakan,” ucapnya.

“Perubahan status UIN dari institut ke universitas memang masih banyak kekurangan, tentu jika dicari keidealan tentu belum mencapai idealnya,” tambahnya.

Meskipun ruangan seperti Mesjid Al-Izzah lantai II disulap sebagai ruang ujian namun dalam pelaksanaannya para peserta ujian tentu harus mematuhi aturan termasuk adab ketika berada di masjid. Sebagaimana yang dikatakan Yosep, “Mereka yang ujiannya di masjid tentu harus memiliki adab. Para peserta diharuskan melepas sepatu karena mengingat itu adalah masjid harus dijaga kebersihannya,” katanya.

Menanggapi hal ini, Hasan Asari, Pgs Rektor UIN SU mengatakan bahwa saat ini UIN sedang menunggu turunnya dana. “Saat ini kita masih menunggu dana dari kementerian pendidikan tinggi yang telah dipotong dan dana IDB pemerintah. Jadi sementara kita mencari alternatif untuk ruang ujian dulu,” tuturnya.

Reporter         : Firda Adinda Syukri dan Ivo Avulia Saragih

- Advertisement -

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Share article

Latest articles